Pria Asal Rusia Bunuh 11 Perempuan Karena Dendam Setelah Istrinya Berselingkuh

Beritakompas.com – Bakhtiyor Matyakubov (45) seorang pembunuh berantai di Rusia diringkus setelah dilaporkan membunuh 11 perempuan sebagai aksi balas dendam terhadap istrinya yang telah berselingkuh.

Dimana menurut keterangan jaksa penuntut Rusia pria tersebut memperkosa sebagian besar korbannya sebelum membunuh mereka.

Dilansir Daily Mirror Selasa (5/3/2019), Matyakubov sudah dijatuhi penjara seumur hidup di Ukraina atas tiga dakwaan pembunuhan.

Komite Penyelidikan Rusia menyatakan pria berusia 45 tahun tersebut akan menjalani persidangan di Moskwa setelah dia membunuh lima perempuan.

Di antara para korban terdapat Yulia Lebezhina (26), seorang pekerja toko seks di mana Matyakubov membunuhnya dengan cara menusuk korban sebanyak 20 kali. Diduga setelah membunuh Lebezhina, Matyakubov mencuri uang dan vagina buatan.

Matyakubov kemudian harus diekstradisi ke Uzbekistan karena dirinya juga telah melakukan pembunuhan terhadap tiga perempuan di sana.

Di taman Moskwa, Matyakubov memperkosa dan membunuh Yulia Antipova, di mana jenazahnya lam tidak ditemukan dan baru berhasil ditemukan setlah 3 tahun menghilang.

Sidang di Kiev mengungkapkan dalam perjalanannya ke Ukraina, Matyakubov menyerang dan membunuh tiga perempuan dalam waktu 10 hari. Pada 4 April 2015, dia sempat kembali ke Rusia dan membunuh korban lain sebelum bertolak ke Ukraina dan ditangkap tatkala minum bir.

Menurut keterangan Mayor Jenderal Polisi Alexander Tereshchuk disebutkan bahwa dari penyelidikan terungkap bahwa Matyakubov benci perempuan sejak dia kecil dimana saat diperiksa Matyakubov mengatakan kepada polisi jika saja mereka tak menangkapnya, dia bakal terus menyerang dan membunuh para perempuan.

“Saya sudah merencanakan bakal membunuh perempuan lagi malam ini, dan saya tidak berhenti,” kata Matyakubov seperti ditirukan Tereshchuk.

Kepolisian Kiev menyatakan mereka sudah menghubungi polisi Uzbekistan untuk mendapatkan kronologi kasus di kampung halaman Matyakubov. Dikatakan di Uzbekistan dia membunuh dan kepala korbannya dipenggal.

Matyakubov dilaporkan pernah menikah dan mempunyai seorang anak berusia 21 tahun. Mash melaporkan polisi menduga puncak kebenciannya terhadap perempuan ketika tahu sang istri berselingkuh, dan menjadi motif pembunuhan yang dilakukan olehnya selama ini.

Be the first to comment

Komentar Anda