Tolak Beri Pinalti Pogba Dan Lukaku Bertengkar di Ruang Ganti MU

Beritakompas.com – Dua pemain Manchester United Paul Pogba dan Romelu Lukaku sempat bertengkar di kamar ganti pemain Manchester United, setelah mereka mengalahkan Southampton 3-2 di Old Trafford, Sabtu 2 Maret 2019 dimana pelatih Ole Gunnar Solskjaer harus memisahkan keduanya saat itu.

Solskjaer melerai pertengkaran di antara dua pemain bintang Manchester United tersebut. Lukaku yang mencetak dua gol terakhir United dalam pertandingan itu sebenarnya akan mencetak rekor hat-trick kalau ia yang mengeksekusi hadiah penalti yang didapat pada injury time.

Tapi, Pogba, yang selama ini dipercayakan menjadi algojo penalti klub, menolak memberikan gilirannya kali ini kepada Lukaku, agar bisa mencetak tiga gol sekaligus dalam satu pertandingan.

Selanjutnya, Lukaku yang semula digambarkan baik-baik saja, ternyata gusar ketika melihat Pogba gagal mencetak gol melalui eksekusi tendangan penalti.

Kalau Lukaku yang menendang hadiah penalti, kemungkinan ia akan menyamai rekpr hat-trick yang terakhir di Manchester United atas nama  Robin van Persie melawan  Olympiacos pada  2014.

Lukaku merasa Pogba seharusnya memberikan kesempatan melakukan tendangan penalti itu kepadanya. Kedua pemain ini sebenarnya akrab sampai di luar lapangan. Lukaku bilang kepada Pogba di kamar ganti bagaimana ia mendukung pemain Prancis ketika bermasalah dengan manajer United yang lama, Jose Mourinho.

Penyerang Belgia itu lantas memberi tahu kepada  Pogba bahwa ia akan memberikan bola penalti kepadanya jika peran mereka dibalik. Lukaku kemudian mengutip keterangan bintang Liverpool, Mohamed Salah, yang memberikan tugas penalti kepada Roberto Firmino, ketika melakukan hat-trick melawan Arsenal, Desember lalu.

Pogba membantah dengan menegaskan ia hanya melakukan tugas yang diberikan klub kepadanya sebagai algojo penalti. Solskjaer segera meredam perdebatan itu dan mengingatkan kedua pemainnya ini untuk melupakan kejadian melawan Southampton agar suasana tim kembali kondusif.

Solskjaer butuh Lukaku untuk lebih berfokus menghadapi tuan rumah Paris Saint-Germain pada pertandingan pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari mendatang. Pasalnya, dengan Pogba tak bisa main karena kartu merah dan beberapa pemain inti cedera, Lukaku menjadi andalan Manchester United untuk mengejar ketertinggalan defisit gol mereka setelah dikalahkan PSG 2-0 pada pertemuan pertama.

Be the first to comment

Komentar Anda