Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu Karena Tuding Prabowo Tanda Tangani Berkas Caleg Eks Koruptor

Beritakompas.com – Calon Predisin nomor urut 01 Joko Widodo dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh Tim Advokat Milenial Peduli Pemilu karena menuding capres nomor urut 02, Prabowo Subianto telah mendukung caleg eks koruptor.

Menurut keterangan yang diberikan salah seorang pelapor yang bernama Muhajir saat ditemui di kantor Bawaslu  Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019 disebutkan bahwa dalam debat pilpres pertama Kokowi telah menuding Prabowo menandatangi berkas caleg eks koruptor dimana hal tersebut dianggap pelanggaran karena dapat menggiring opini publik bahwa Prabowo pendukung koruptor

“Pak Jokowi menuduh Pak Prabowo menandatangani berkas caleg dari Gerindra yang mana caleg tersebut mantan napi korupsi,” ujar Muhajir.

“Pernyataan Pak Jokowi itu adalah penghinaan ke Pak Prabowo.”

Menurut Muhajir, sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo tidak menandatangani berkas caleg eks koruptor untuk mengikuti pemilu. Sebab Prabowo hanya menandatangani berkas caleg DPR RI, bukan untuk DPRD.

“Para eks koruptor itu merupakan caleg di DPRD kabupaten, dan DPRD provinsi. Yang menandatangani berkas pencalonan itu ya ketua dan sekretaris DPD provinsi atau kabupaten kota, bukan Pak Prabowo,” katanya.

Dalam laporan ini, Jokowi diduga melanggar Pasal 280 Ayat 1 Huruf c Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal tersebut berbunyi pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang menghina seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon, dan/atau peserta pemilu yang lain.

Adapun, ancaman atau sanksi pidana dari pelanggaran itu ada di Pasal 521 Undang-undang yang sama. Pasal tersebut berbunyi pelanggar dapat dikenakan sanksi dengan pidana penjara paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

Dalam laporannya, Muhajir menyertakan barang bukti berupa video rekaman debat, serta cuplikan layar berita dari media daring. Muhajir juga menyertakan bukti undangan dirinya hadir saat debat lalu. Sebagai pendukung Prabowo, dia hadir secara langsung dan melihat Jokowi menuding Prabowo menyetujui caleg eks koruptor maju di pemilu.

Sementara itu terkait kabar Jokowi dilaporkan tersebut sampai saat ini belum diperoleh konfirmasi dari kubu Jokowi.

Be the first to comment

Komentar Anda