Penyebab Tewasnya Salesgirl WNI di Malaysia Yang DItemukan Setengah Telanjang Terungkap

Beritakompas,com – Misteri penyebab kematian seorang wanita asal Indonesia (WNI) yang ditemukan tewas setengah telanjang dengan mulut tersumpal kain di Kajang, Malaysia akhirnya terungkap. Dimana Kepolisian Malaysia menyebut wanita itu tewas akibat asphyxia atau asfiksia, yakni kematian akibat sesak napas atau kekurangan udara.

Seperti dilansir media lokal Malaysia, The Star, Kamis (3/1/2018), Wakil Kepala Kepolisian Kajang, Inspektur Mohd Sabri Abdullah, menuturkan bahwa autopsi post-mortem telah dilakukan di Rumah Sakit Serdang. Kepolisian setempat menyebut WNI itu tewas akibat ‘asfiksia karena pembekapan’.

“Pernapasan korban terhenti oleh kain yang disumpalkan ke dalam mulutnya. Tidak ada tanda-tanda pencekikan atau patah tulang yang ditemukan di bagian leher,” sebut Mohd Sabri dalam pernyataannya.

Penyelidikan terhadap kasus ini masih terus berlanjut. Kepolisian Malaysia menyelidiki kasus ini dengan delik dugaan pembunuhan di bawah pasal 302 Undang-undang Pidana Malaysia.

Sejauh ini belum ada satupun tersangka yang ditangkap terkait kasus ini. Motif pembunuhan juga belum diketahui pasti. Polisi mengimbau warga setempat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera melapor pada pihak berwenang.

Identitas WNI yang tewas itu belum diungkap ke publik oleh otoritas Malaysia. Namun kepolisian menyebut korban bekerja sebagai seorang salesgirl di sebuah toko mebel setempat. Usia korban disebut sekitar 30-an tahun.

Kasus ini terungkap saat bos korban melapor ke polisi usai menemukan korban tidak bernyawa di dalam tempat tinggalnya di Jalan Reko, Kajang pada Senin (31/12) sore, sekitar 18.24 waktu setempat. Sang bos memeriksa tempat tinggal korban setelah mendapati korban tidak masuk kerja selama tiga hari.

Korban ditemukan dalam kondisi setengah telanjang dengan tangan terikat dan mulut tersumpal kain. “Paspor korban tidak ditemukan di lokasi, sementara mulutnya disumpal dengan kain,” sebut Mohd Sabri kepada wartawan.

“Korban yang bekerja sebagai seorang salesgirl di sebuah toko mebel, tidak masuk kerja selama tiga hari, dan terakhir kali terlihat pada Kamis (27/12) malam,” imbuhnya.

Be the first to comment

Komentar Anda