Dipukul KO Oleksander Gvozdyk Kondisi Adonis Stevenson Kritis

Beritakompas.com – Adonis Stevenson, mantan juara dunia kelas berat-ringan WBC saat ini sedang dalam kondisi kritis usai dipukul KO pada ronde ke-11 oleh Oleksander Gvozdyk.

Dalam pertarungan yang digelar di Quebec City, Kanada pada Sabtu 1 Desember 2018 tersebut Stevenson yang merupakan petinju tuan rumah jatuh setelah menerima kombinasi pukulan keras dari Gvozdyk, penantang yang berasal dari Ukraina.

Stevenson bisa turun dari ring tanpa ditandu, untuk kemudian dilarikan ke rumah sakit Hopital de l’Enfant-Jesus di Quebec City. Di rumah sakit, kondisi petinju kelahiran Haiti tersebut dikabarkan memburuk dan masih dalam perawatan intensif.

Stevenson berusia 41 tahun saat melakukan pertarungan melawan Gvozdyk, yang lebih muda 10 tahun.
Dia menjadi juara kelas berat versi badan tinju dunia WBC sejak 8 Juni 2013.

Stevenson sudah 9 kali mempertahankan gelar juara tinju dunianya yang direbutnya dari Chad Dawson pada 2013 lalu sebelum akhirnya dipukul KO dalam upaya ke-10 di tangan Gvozdyk.

Sementara buat Gvodzyk ini juga merupakan kali pertama ia bertarung di Kanada. Dalam pertarungan tersebut, Stevenson beberapa kali terjatuh di kanvas.

Pada ronde ketiga ia jatuh terpukul, namun wasit Micahel Griffith menyebut Stevenson terpeleset. Ronde keenam hingga sembilan, Stevenson mampu melancarkan pukulan ke arah badan lawannya.

Namun di ronde kesepuluh, Gvodzyk mampu mendaratkan beberapa pukulan keras ke arah badan lawannya. Kondisi Stevenson semakin payah pada ronde sebelas.

Ia kemudian terjatuh di kanvas setelah menerima tiga pukulan keras dari lawannya. Wasit Micahel Griifith tidak punya pilihan selain menghentikan pertarungan karena Stevenson tidak mampu bangkit.

Be the first to comment

Komentar Anda