PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), Produsen Sari Roti Didenda Rp 2,8 Miliar Karena Langgar UU Monopoli

Beritakompas.com –    PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI), produsen Sari Roti dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 2,8 Miliar oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) akibat telat melapor aksi korporasinya mengakuisisi saham mayoritas PT Prima Top Boga.

“Menyatakan bahwa Terlapor (Nippon Indosari) terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 29 UU 5/1999 juncto pasal 6 PP 57/2010,” kata Ketua Majelis Komisi Ukay Karyadi membacakan amar putusan, Senin (26/11) di Ruang Sidang KPPU.

Dalam pasal 29 UU 5/1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat disebutkan bahwa notifikasi merger paling lambat dalam 30 hari setelah akuisisi terjadi.

Sementara dalam penjelasannya dalam sidang, Anggota Majelis Guntur Putra Saragih bilang, akuisisi Prima sah terjadi pada 9 Februari 2018. Namun, Nippon baru melaporkan akuisisi Prima pada 29 Maret 2018.

“Pada 7 Maret 2018, Komisi telah mengingatkan terlapor (Nippon) untuk melaporkan akuisisinya terhadap PT Prima Top Boga selamat-lambatnya pada 23 Maret 2018,” jelasnya.

Be the first to comment

Komentar Anda