9 Tahanan Polsek Samarinda Kabur Setelah Sekap dan Aniaya Polisi

Beritakompas.com – Sebanyak sembilan orang tahanan melarikan diri dari Polsek Samarinda Kota setelah menyekap dan menganiaya seorang polisi yang sedang berjaga.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Kapolresta Samarinda Kombes Vendra Rifianto disebutkan bahwa para tahanan yang sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Samarinda kota tersebut berhasil menyekap dan menganiaya anggotanya saat petugas masuk ke sel tahanan untuk membantu para tahanan untuk bersih-bersih.

“Benar ada penyekapan anggota saat melakukan kegiatan rutin Senin sore. Petugas saat itu masuk ke sel tahanan karena membantu para tahanan untuk bersih-bersih. Namun ada beberapa tahanan yang berulah, kemudian menyekap petugas yang saat itu di dalam sel dengan menggunakan kain sarung, dan memukuli petugas,” kata Vendra pada, Senin (26/11/2018).

Namun ditambahkan oleh Vendra bahwa saat ini mengatakan kondisi sudah bisa diatasi.

Para tahanan kabur pada Senin sore. Vendra mengatakan, setelah memukuli polisi yang berjaga, para pelaku kemudian melarikan diri. Mereka mengambil kunci pintu sel. Di dalam sel ada 22 orang, tetapi hanya sembilan tahanan yang kabur.

Senin malam, ada delapan tahanan yang akhirnya bisa ditangkap. Sedangkan satu orang lagi masih jadi buron.

“Alhamdulillah, delapan tahanan sudah bisa diamankan kembali. Mereka ditangkap di sekitar Polsekta saat berusaha mencari jalan untuk kabur,” ucap Kapolres.

Belum diketahui siapa dalang aksi para tahanan ini. Saat ini petugas masih memburu satu tahanan kasus narkoba yang masih berkeliaran.

“Pelaku masih berada di Kota Samarinda, dan saat ini petugas kami sedang melakukan pencarian di sejumlah tempat yang diduga menjadi tempat sembunyi pelaku,” ujarnya

Be the first to comment

Komentar Anda