Tiga Juta Penduduk Venezuela Eksodus ke Luar Negeri Akibat Krisis Ekonomi dan Politik

Beritakompas.com – Akibat krisis ekonomi dan politik yang melanda Venezuala beberapa waktu belakangan ini menyebabkan  rakyat negara tersebut melakukan eksodus besar- besaran ke negara lain.

Hal tersebut disampaikan oleh Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dimana menurut Data dari PBB menunjukkan sejak 2015 lalu, sudah ada tiga dari 12 juta penduduk Venezuela yang eksodus atau meninggalkan Venezuela ke negara lain.

Adapun sebagian besar warga melakukan eksodus ke Kolumbia dan Peru, dimana Kolombia sampai saat ini menampung sekitar satu juta lebih penduduk Venezuela. Pemerintah Bogota memperkirakan, jika eksodus terus berlanjut pada 2021 Kolombia akan menerima limpahan empat juta penduduk Venezuela.

Menurut William Spindler Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) disebutkan bahwa eksodus yang terjadi didorong oleh kekerasan, hiperinflasi, serta kekurangan obat dan makanan yang dialami penduduk di Venezuela.

“Eksodus ini mengalami percepatan dalam enam bulan terakhir,” katanya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (8/11).

Namun, angka tersebut dibantah oleh Pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Menurut Maduro, isu eksodus memang digemakan untuk membenarkan adanya intervensi asing dalam urusan dalam negeri Venezuela.

“Itu berita palsu,” katanya.

Venezuela sebenarnya merupakan negara Minyak. Tapi, negara tersebut saat ini tengah tenggelam dalam krisis ekonomi.

Banyak kalangan menilai, krisis ekonomi tersebut disebabkan oleh Pemerintahan Presiden Sosialis Nicolas Maduro. Maduro dianggap telah merusak ekonomi Venezuela dengan memperbesar pengawasan negara terhadap kegiatan ekonomi di negaranya.

Be the first to comment

Komentar Anda