Satu Korba Lion Air Yang Teridentifikasi Tidak Masuk Daftar Manifes

Beritakompas.com – 20 orang korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Perairan Tanjung Karwang kembali berhasil teridentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identifiation (DVI) Rumah Sakit Polri, Kramat Jati pada Kamis (8 November 2018).

Dari ke-20 korban yang teridentifikasi tersebut terdapat satu korban  merupakan warga Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Arif Yustian, 20 tahun.

Nama Arif tidak masuk kedalam daftar manifes resmi yang dikeluarkan oleh pihak  Lion Air. Arif diterbangkan oleh perusahaannya PT Sky Pacific Indonesia ke Bangka Belitung dalam rangka tugas menggantikan seorang temannya.

Tim DVI RS Polri telah memberikan kabar kepada keluarga korban dimana Ayah Arif Yustian, Sariyoso, mendapat teleponi untuk menandatangani dokumen kematian anak sulungnya sekaligus mengambil jasad anaknya itu.

Dengan ditemani oleh dua orang tetangganya serta seorang karyawan PT Sky Pacific Indonesia tempat Arif bekerja, Sariyoso bergegas mendatangi Rumah Sakit Polri.

Suasana duka sudah menyelimuti rumah Arif Yustian di RT05/19, Desa Rawa Panjang, Kecamatan Bojonggede. Para tetangga dan sanak saudara sudah mulai berdatangan dengan mengenakan baju koko. “Katanya sih berangkat dari sana (RS Polri) sekitar pukul 20.00,” kata ketua RT setempat, Roji Maulana.

Roji mengatakan, atas permintaan keluarga, Arif akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Karanganyar yang terletak tak jauh dari rumahnya. “Perkiraan sebelum salat Jumat sudah dikebumikan sekitar pukul 10.00 pagi besok,” kata Roji.

Be the first to comment

Komentar Anda