Polda Jatim Bongkar Kasus Pesta Seks Tukar Pasangan di Surabaya

Beritakompas.com – Pihak kepolisian Polda Jawa Tim berhasil membongkar kasus pesta seks tukar pasangan (swinger) di Surabaya, dimana enam orang berhasil diamankan  dalam sebuah penggerebegan di sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya, Minggu (7/10/2018).

Adapun keenam orang yang ditangkap dalam penggerebekan tersebut adalah Eko, DA, AG, RD, ARP, dan DYA. Diantara keenam orang tersebut terdapat satu yang orang perempuan yang diketahui sedang hamil 8 bulan.

Kasus tersebut kini diamankan Subdit 4 Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. Seorang pelaku bernama Eko (31) ditetapkan sebagai tersangka lantaran dituduh sebagai pencetus atau otak dari tukar pasangan tersebut.

Polisi berhasil mengorek modus operandi Eko dalam mengumpulkan, memfasilitasi, dan melakukan tukar pasangan itu.

Wadirreskrimum Polda Jatim, AKBP Juda Nusa Putra menegaskan Eko beroperasi melalui akun Twitter. Dia memiliki dua akun Twitter yakni @ekodok87 / @pasutri94.

Akun Twitter ini dimiliki Eko sejak 2015. Eko menggunakannnya untuk mencari pasangan suami istri yang mau diajak untuk bertukar pasangan dalam berhubungan seks.

“Dalam akun Twitter itu bertuliskan ” Pasutri muda wf 22 thn hubby 29 thn swinger, soft party, & 3some yg bersih, wangi, dan no smoking area Surabaya// add pin bb 5BADD8EC atau DM”,” tutur Juda saat membacakan akun milik Eko, Selasa (9/10/2018).

Lantas, seperti apa cara Eko hingga dapat mempengaruhi pasangan nikah resmi lainnya? Juda menambahkan, Eko mengaku dalam menawarkan atau mengajak pasangan lain, selalu melalui wall Twitter pribadinya.

Ketika ada yang berminat, Eko mengatakan para pasangan yang diajaknya dapat langsung melakukan Direct Message (DM) kepadanya. Lalu untuk berkenalan, Eko menganjurkan kustomernya via DM untuk memenuhi kriteria yang telah ditentukan Eko.

“Sebagai pasangan swing, tersangka meminta pasangan lain menunjukkan foto hot atau telanjang berdua dengan pasangannya, apabila cocok atau memenuhi syarat dilanjutkan bertukar nomor telepon lalu dilanjut WhatsApp,” tutupnya.

Be the first to comment

Komentar Anda