Pengambilan Nomor Urut Pilpres 2019 Direncanakan Malam Ini

Beritakompas.com – Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang telah resmi ditetapkan sebagai pasangan Calon Presiden dan calon wakil presiden pada Pilpres 2019 direncanakan akan mengambil nomor urut malam ini.

Adapun kedua pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi resmi ditetapkan KPU sebagai pasangan calon pilpres lewat rapat pleno, Kamis (20/9/2018). Dua pasangan tersebut memenuhi syarat.

“Kita merencanakan (pengambilan nomor urut) malam hari pukul 20.00 WIB,” ujar komisioner KPU Wahyu Setiawan di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Adapun mekanisme pengambilan nomor urut tersebut adalah sebelum acara, para calon akan diterima komisioner KPU di ruang VIP sambil menunggu acara dimulai. Nantinya para cawapres akan dipanggil untuk mengambil nomor antrean pengambilan nomor peserta capres-cawapres. Cawapres yang mendapatkan nomor antrean terkecil akan terlebih dahulu mengambil nomor peserta capres-cawapres.

“Nanti mereka akan ambil, diambil dua-duanya, nanti dibuka bersamaan untuk dilihat mereka dapat nomor urut berapa untuk pemilihan umum capres,” kata Ilham.

Setelah diketahui pasangan capres-cawapres mana yang akan mengambil nomor peserta duluan, maka KPU akan meminta capres bersama cawapresnya untuk maju ke depan membuka nomor peserta yang telah diambil. Saat pengambilan nomor peserta, hanya ada 100 relawan yang boleh masuk ke halaman kantor KPU untuk nantinya menunggu di tenda yang disediakan. Sementara 50 orang lainnya dibolehkan masuk ke ruangan VIP KPU.

Guna mengantisipasi agar tidak terjadi bentrok massa diantara kedua pendukung paslon tersebut, KPU mengaku telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

KPU juga sudah meminta liaison officer (LO) masing-masing paslon untuk berkomitmen menjaga ketertiban saat pengundian nomor urut.

“Silakan berekspresi dengan ragam ekspresinya, tapi kita sama-sama punya komitmen untuk menjaga bahwa prosesi pengambilan nomor urut itu berjalan dengan aman tertib lancar,” kata Komisioner KPU Wahyu Saputra.

Be the first to comment

Komentar Anda