Diduga Korban Trafficking Gadis Sukabumi Dipulangkan dari Malaysia

Beritakompas.com – Entin Sutini (16) gadis asal Kampung Kadupugur, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Bara yang menjadi korban perdagangan manusia (trafficking) rencananya pagi ini akan dipulangkan dari Malaysia.

Dimana menurut keterangan yang diberikan Wakil Direktur Tindak Pidana Umum (Wadir Tipidum) Kombes Panca Putra kepulangan Entin dikawal Atase Kepolisian KBRI di Kuala Lumpur Kombes Chaidir.

“Kombes Chaidir bersama korban (Entin) diperkirakan tiba (di Jakarta) pukul 10.30 WIB,” kata Panca Putra dalam keterangan tertulis, Kamis (13/9/2018).

Entin akan langsung dibawa menuju Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Gambir, Jakarta Pusat.

Polisi rencananya menggelar rilis terkait kasus Entin dengan mengundang perwakilan dari instansi terkait seperti Kementerian Luar Negeri, Ditjen Imigrasi KemenkumHAM dan BNP2TKI.

“(Entin) Langsung ke Bareskrim. Kegiatan rilis rencananya pukul 12.00 WIB dan instansi terkait (Kemenlu, Imigrasi dan BNP2TKI) sudah diundang,” ujar Panca.

Sebelumnya diberitakan, Entin ditemukan di Selangor, Malaysia, oleh Neng Ai Maryati. Neng Ai adalah warga Indonesia yang menetap di Selangor bersama suaminya dan anak-anaknya.

Neng Ai menduga Entin telah menjadi korban human trafficking. “Dia sempat diperlakukan tidak wajar oleh orang yang membawanya dari Indonesia, dia tidur dan disuruh mandi dengan hewan di tempat sempit,” kata Neng Ai

Be the first to comment

Komentar Anda