3 Siswa SD Telan Pil Ekstasi Yang Dikira Permen Milik Ayah Teman Mereka

Beritakompas.com – Empat orang bocah yang masih duduk di banku sekolah dasar (SD) di  Kelurahan Sei Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau,  secara tidak sengaja menelan pil ekstasi yang dikira mereka permen.

Dimana peristiwa tersebut terjadi pada Senin (10/9/2018) dan saat ini telah ditangani oleh aparat kepolisian Polsek Bukit Batu, Bengkalis , Riau.

Polisi yang mendapat laporan dari masyarakat tentang kejadian tersebut kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

Menurut ketrangan yang diberikan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto, Selasa (11/9/2018) disebutkan bahwa polisi mendapat informasi bahwa ada tiga orang anak siswa SD pusing-pusing, sedangkan satu anak dalam keadaan sadar, karena tidak jadi menelan pil diduga ekstasi.

Dia mengatakan, pil yang diduga ekstasi didapat dari dalam mobil ayah dari salah satu anak tersebut. Pemilik barang berinisial HR alias WE (46). Pelaku diduga menaruh narkotika jenis pil ekstasi di mobilnya yang ditemukan anaknya, ungkap Sunarto.

Awalnya anak pelaku menemukan satu butir obat warna hijau di dalam mobil ayahnya. Kemudian, si anak memberikan kepada kakaknya karena dikira permen. Selanjutnya sang kakak memotong obat tersebut, lalu memberikan kepada tiga teman sekolahnya.

“Setelah ditelan, ketiga siswa SD langsung pusing. Sedangkan anak pelaku tidak jadi menelan pil tersebut karena pahit,” ujar Sunarto.

Karena kondisi ketiga anak cukup mengkhawatirkan, mereka kemudian dilarikan ke Puskesmas Bukit Batu. Saat ini, kondisi keempat anak tersebut sudah membaik.

Polisi yang mendapat laporan langsung memeriksa benda yang dikonsumsi anak tersebut. Petugas menduga benda tersebut adalah pil ekstasi.

“Petugas menggeledah mobil pelaku dan ditemukan satu butir lagi pil diduga ekstasi. Dan obat tersebut persis dengan obat yang ditelan anak SD,” terang Sunarto

Setelah melakukan pemeriksaan di lokasi petugas kemudian membawa pelaku ke Polsek Batu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dimana setelah dilakukan pemeriksaan urine pelaku positif menggunakan narkoba.

Atas perbuatannya tersbut pelaku yang diketahui berinisial HR kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan kini petugas melakukan penyidikan terhadap pelaku terkait kepemilikan narkotika.

Be the first to comment

Komentar Anda