Penyebab Shock Breaker Belakang Sepeda Motor Terlalu Empuk

Beritakompas.com – Shock Breaker belakang sepeda motor yang terasa terlalu keras atau empuk saat kita berkendara memang sangat tidak nyaman dimana penyebab terjadinya hal tersebut tidak berbeda dengan shock depan yakni bisa dari seal dan as yang rusak.

Dimana apabila seal dan as di dalam shock tersebut rusak maka oli yang terdapat pada tabung shock akan terkuras habis sehingga membuat shock breaker terasa terlalu empuk. Hal tersebut terjadi karena di satu sisi sistem hidrolik tidak bekerja, yang bekerja hanya per.

Untuk memperbaikinya harus mengganti seal dan as yang sudah rusak, kemudian oli shock juga diganti dengan yang baru. “Oli shock belakang lebih sedikit dibandingkan shock depan, hanya sekitar 20 mililiter,” sebut Feri salah seorang mekanik kepada awak media.

 Segala jenis shock belakang baik bawaan pabrik atau produk after market menurut dia bisa saja diperbaiki, tinggal dilihat apa saja yang rusak. Hanya saja yang bisa memperbaiki shock belakang hanya bengkel khusus shock yang saat ini sudah jarang ditemukan.

Namun, berdasarkan pengalaman Feri yang pernah memperbaiki shock belakang ini untuk umur shock yang diperbaiki ini tidak lama. “Setelah diperbaiki paling tidak hanya bertahan sekitar satu tahun, makanya kebanyakan orang langsung ganti yang baru daripada harus memperbaiki shock belakang,” ujarnya.

Ia melanjutkan, memang harga perbaikan shock belakang lebih murah jika dibandingkan dengan beli baru, tapi kalau tidak awet kan sama saja, bahkan malah bisa lebih mahal. Untuk harga, ia pernah memperbaiki shocknya yang bocor dan dibanderol Rp 85 ribu sudah meliputi ganti oli shock dan seal.

Be the first to comment

Komentar Anda