Minyak Zaitun Ampuh Atasi Impotensi

Beritakompas.com – Impotensi atau disfungsi ereksi adalah kondisi ketika alat kelamin pria (penis) tidak mampu ereksi atau sulit bertahan di posisi ereksi. Impotensi merupakan masalah seksual yang cukup umum di kalangan pria. Sebagian besar kasus tersebut dialami oleh pria yang telah berumur 40 tahun ke atas.

Dimana masalah impotensi dapat  diatasi  dengan beberapa sendok minyak zaitun yang menurut sebuah studi dari Yunani lebih ampuh ketimbang Viagra atau obat-obatan lainnya.

Menurut Peneliti dari Universitas Athena di Yunani, Dr. Christina Chrysohoou disebutkan bahwa perubahan gaya hidup jangka panjang seperti diet dan olahraga tidak hanya berdampak besar pada arteri tetapi juga kualitas hidup, termasuk kapasitas seksual pada populasi yang lebih tua.

“Konsumsi minyak zaitun dan memasukkannya dalam diet bisa menjaga kemampuan pria di ranjang tetap tinggi,” sambung dia sebagaimana dilansir dari Antara, Senin (3/9/2018).

Untuk sampai pada kesimpulan ini, lebih dari 600 orang pria terlibat menjadi partisipan. Mereka menjalani pola diet yakni konsumsi sayuran, buah-buahan dan kacang-kacangan. Konsumsi daging dan makanan yang diproses dikurangi.

Sementara asupan mentega diganti dengan minyak zaitun. Hasilnya, partisipan yang menjalani diet ini berkurang risiko mengalami disfungsi ereksi hingga 40%.

Kemudian, mereka yang mengonsumsi kurang lebih 9 sendok makan minyak zaitun setiap minggu tak hanya berkurang risikonya terkena impotensi, tetapi juga meningkat level testosteronnya.

“Minyak zaitun menjadi solusi pria tetap bisa menjaga fungsi seksualnya. Ini juga menjadi jawaban agar pria bertahan lama di atas ranjang,” kata Chrysohoou.

“Viagra tidak memperbaiki apapun dalam jangka panjang, namun hanya memberi efek jangka pendek,” imbuh dia.

Minyak zaitun bisa membantu melebarkan arteri yang berdampak bagus untuk aliran darah dan pada gilirannya meningkatkan fungsi seksual.

“Kalau pembuluh darah ke penis sempit, menyebabkan tak mampu ereksi dan menjadi tanda awal aterosklerosis–menyempitnya arteri bisa memicu serangan jantung atau stroke,” ungkap perawat senior cardiac di British Heart Foundation, Julie Ward seperti dilansir Medical Daily.

Be the first to comment

Komentar Anda