Oknum PNS Pemilik Senjata Laras Panjang AK 47 Ditangkap Polisi

Beritakompas.com – Seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) NTT yang diketahui berinisial JAB (42) ditangkap oleh Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) karena diketahui memiliki senjata api laras panjang jenis AK 47 beserta sejumlah pelurunya.

Menurut keterangan yang diperoleh awak media dari Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Jules Abraham Abast di Kupang, Rabu (31/7) membenarkan hal tersebut.

“Kasus ini masih dalam pengembangan oleh Polda NTT setelah sebelumnya pada subuh pagi tadi diamankan oleh anggota kami,” katanya seperti dilansir dari Antara.

Disebutkan oleh Jules bahwa penangkapan terhadap oknum PNS itu dilakukan oleh tiga anggota Polda NTT setelah mendapatkan laporan soal kepemilikan senjata api laras panjang yang memang dilarang oleh UU.

Adapun penangkapan tersebut bermula pada pukul 01.00 WITA waktu setempat. Saat itu Bripka JT mendapat telepon dari seorang intel yang mengaku melihat pelaku JAB membawa senjata api laras panjang sambil mengendarai sebuah kendaraan bermotor.

Mendapat informasi tersebut Bripka JT kemudian menghubungi dua temannya untuk mengecek kebenaran tersebut. Lalu pada pukul 03.00 WITA dilakukan pengejaran terhadap pelaku.

Setibanya di jalan El Tari Kota Kupang, pelaku kemudian ditabrak oleh anggota kepolisian yang mengejarnya. Namun walaupun sudah jatuh, pelaku kembali berdiri dan melarikan diri, namun akhirnya berhasil ditangkap.

“Sempat ada pengejaran antara petugas dan pelaku, namun akhirnya ditangkap,” ujarnya.

Saat ini pelaku bersama seorang pengantarnya berinisial MR (38) sedang ditahan di Mapolda NTT untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Jules berkata dari hasil pemeriksaan sementara diketahui bahwa pelaku masih memiliki sepucuk senjata api jenis CIS Ori Kaliber 5,5 dan satu pucuk senjata api laras pendek jenis revolver.

Ditambahkan oleh Jules bahwa pihak kepolisian akan memberikan keterangan lengkap setelah  proses pemeriksaan dan pengembangannya selesai dilaksanakan.

Be the first to comment

Komentar Anda