Duterte Sebut Akan Mundur Jika Ada orang Buktikan Keberadaan Tuhan Dengan Berswafoto

Beritakompas.com – Dua pekan lalu Presiden Filipina Rodrigo Duterte memicu kemarahan umat Katolik setelah dirinya menyebutkan jika ada warga yang bisa membuktikan bahwa mereka pernah pergi ke surga dan berbincang dengan Tuhan dan dirinya meminta jika ada orang yang bisa membuktikan keberadaan Tuhan lewat sebuah swafoto maka ia akan mundur dari jabatannya.

“Jika ada dari kalian yang katakan lah pernah pergi ke surga dan berbicara dengan Tuhan, melihatnya secara langsung bahwa dia [Tuhan] itu ada, jika Tuhan itu adalah Tuhanmu, jika benar dan bisa membuktikannya, saya akan mundur dari kursi kepresidenan,” kata Duterte dalam sebuah pidatonya di Manila Jumat pekan lalu.

“Saya hanya butuh satu orang saksi yang berbicara kepada saya, ‘orang-orang bodoh di gereja memerintahkan saya untuk pergi ke surga dan berbicara dengan Tuhan. Tuhan benar-benar ada, kami berfoto bersama, dan saya membawa fotonya,” paparnya seperti dikutip The Independent, Senin (9/7).

Duterte yang dibesarkan di keluarga Katolik juga mengkritik kegiatan gereja-gereja yang kerap menggalang dana dari para jemaatnya diman ia menuding menuding pihak gereja menggunakan uang sumbangan untuk “memperkaya gereja dengan barang-barang mewah.

“Jika Anda benar-benar ingin membantu orang, kenapa Anda harus meminta uang dari mereka?” kata Duterte.

Ini bukan yang pertama kali dia membuat geram warganya sendiri yang sebagian besar beragama Katolik. Dua pekan lalu, Duterte menyebut Tuhan sebagai sesuatu yang “bodoh” dan “putra seorang wanita jalang”.

Ia juga mempertanyakan kebenaran sejumlah keyakinan yang dianut umat Kristiani seperti perdebatan mengenai penciptaan alam semesta, konsep surga-neraka, dan perjamuan terakhir.

Duterte juga mempertanyakan kepercayaan umat Katolik mengenai dosa asal, dosa yang diturunkan sang bayi dari orang tuanya dan hilang setelah dibaptis.

“Dalam konteks ini, di mana logika Tuhan?” kritiknya.

Meski menentang konsep Tuhan, Duterte mengaku dirinya masih mempercayai bahwa ada mahluk tertinggi yang bisa mengontrol seluruh alam semesta.

Dia menegaskan dia mempercayai Tuhan dari keyakinannya sendiri yang terbentuk dari pengalamannya semasa hidup. Duterte mengaku dia pernah dianiaya oleh seorang pastornya semasa kecil.

“Saya memiliki keimanan yang mendalam dan taat kepada Tuhan saya. Konsep saya mengenai Tuhan itu didasarkan pada pengalaman yang saya pelajari dalam kehidupan yang keras ini,” kata Duterte.

“Saya tidak menganggap Tuhan yang saya yakini sebagai Tuhan yang selama ini dipercayai, jika tidak maka tidak ada ketidakadilan yang meluas seperti kelaparan, pembunuhan, dan seluruhnya.”

Presiden berusia 73 tahun yang dilantik dua tahun lalu tersebut dikenal sebagai sosok yang keras dan kontroversial dimana akibat ulahnya tersebut dirinya sering menjadi sorotan media.

Be the first to comment

Komentar Anda