Dua Pengendara Mobil Yang Pukul Petugas Transjakarta Dilaporkan Ke Polisi

Beritakompas.com – Petugas transjakarta bernama Nafizh Sibrol Malitsi yang mengalami pemukulan yang dilakukan oleh dua orang pengendara mobil Grand Max dan Nissan  pada Senin (25/6/2018) sekitar pukul 02.45 melaporkan ke polisi kedua pelaku yang memukulnya.

“Atas pemukulan terhadap petugas layanan bus, korban dilakukan visum di RS Pusat Pertamina. Kejadian sudah dilaporkan ke Polsek Kebayoran Baru,” kata Kepala Humas PT Transjakarta Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/6/2018).
Menurut surat laporan ke polisi yang dikirimkan Bowo, laporan tersebut dilayangkan Nafizh ke Polsek Kebayoran Baru pada Senin pada pukul 10.45 dengan laporan polisi nomor 0271/K/VI/2018/SEKTRO.KEB.BARU.

Sementara itu saat dikonfirmasi oleh awak media terkait hal tersebut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono membenarkan adanya laporan yang masuk dari petugas Transjakarta yang mengalami pemukulan tersebut dan saat ini sedang diproses oleh petugas kepolisian.

“Memang benar ada laporan tersebut. Saat ini laporan sedang kami proses,” ujar Argo saat dihubungi, Selasa.

Hafizh mengalami luka di bagian wajah setelah dipukul oleh dua pengendara kendaraan pribadi. Bowo mengatakan, kejadian ini bermula ketika bus amari Bianglala Metropolitan (BMP) 104 hendak memasuki Halte Blok M.

“Di dalam jalur transjakarta sudah ada mobil pribadi merek Daihatsu Gran Max hitam dengan nomor polisi B 1840 TOL dan Nissan warna hitam dengan nomor polisi B 8732 GM,” ujar Bowo melalui keterangan tertulisnya, Senin.

Hafizh kemudian turun dari bus untuk mengimbau para pengemudi memajukan kendaraannya agar transjakarta dapat masuk ke jalurnya. Namun, kedua pengemudi tidak langsung keluar busway. Mereka masih menunggu di jalur 2. Setelah petugas selesai menurunkan penumpang, kedua pengemudi menghampirinya di jalur 1 dan menarik Hafizh. Pengendara itu memukul Hafizh di bagian wajah secara tiba-tiba. Petugas lain sempat melerai dan akhirnya kedua pengendara kendaraan pribadi pergi meninggalkan lokasi.

Be the first to comment

Komentar Anda