2 Begal Yang Tikam Wanita Korbannya Ditembak Polisi Karena Kabur Saat Diamankan

Beritakompas.com – Dua orang begal yang diduga menikam seorang wanita di Makassar berhasil diamankan anggota kepolisian Polda Sulawesi Selatan dimana kedua begal tersebut ditembak karena berusaha kabur saar akan diamankan.

Berdasarkan keterangan yang diberikan Dantim Timsus Polda Sulsel, Aiptu Iqbal Kosman, di RS Bayangkara Makassar, Jalan Mappaodang, Selasa (12/6/2018) dini hari disebutkan bahwa benar pihaknya mengamankan dua orang pelaku asal Kabupaten Gowa, yang menikam seorang korbanya merupakan wanita di Jalan Syekh Yusuf kemarin.

Kedua orang yang diamankan itu adalah Andi Rizaldi (22) dan AN (17) warga Jalan Poros Malino, Kabupaten Gowa. Keduanya berupaya kabur saat akan diamankan di rumahya, di Jalan Poros Malino Kabupaten Gowa.

“Jadi terpaksa kita tembak, karena saat akan ditangkap berusaha kabur dengan melompati jendela, pas mau diamankan juga melawan,” jelasnya.

Menurut Iqbal selain merupakan begal sadis, kedua pelaku juga sering terlibat dalam kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di sejumlah tempat di Kabupaten Gowa dan Makassar.

“Bukan cuma begal sadis, dari cacatannya juga mereka ini merupakan curanmor di sejumlah tempat,” sebut Iqbal.

Dari pengakuan yang diberikan oleh salah seorang pelaku yang bernama Andi Rizaldi disebutkan bahwa penikaman terhadap korban terjadi lantaran panik saat korban berteriak. Keduanya menjalankan aksinya dengan merampas handpone lantaran terbelit utang dan biaya servis motor.

“Saya panik pak, karena saat saya todong korban berteriak jadi saya tikam saja. Saya begini karena ada utang juga saya juga mau bayar servis motorku,” ucap Andi.

Selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan sebilah pisau dapur dan motor yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya. Kini keduanya dibawah ke RS Bayangkara Makassar untuk mendapat perawatan akibat luka tembak.

Keduanya rencananya akan dibawah ke Posko Timsus Polda Sulsel untuk dilakukan pemeriksaan, sebelum diserahkan ke Polres Kabupaten Gowa.

Adapun aksi yang dilakukan para menurut Iqbal pelaku disebut kerap melakukan aksi secara acak. Mereka memanfaatkan kelemahan para korban.

“Dikenal sadis ini pelaku, korbanya kan dia tikam, dibagian dada, leher juga karena hanya teriak,” jelasnya.

Be the first to comment

Komentar Anda