ABG Yang Ancam Tembak Dan Sebut Jokowi Orang Gila Menyerahkan Diri

Beritakompas – Seorang ABG berusia 16 tahun yang videonya viral di  media sosial karena mengancam, menantang, dan menyebut Presiden Joko Widodo sebagai orang gila menyerahkan diri kurang dari 24 jam setelah beredarnya video tersebut.

Kasus tersebut berawal dari sebuah postingan video berdurasi sekitar 19 detik itu diunggah akun Instagram @jojo_ismyname. Akun itu juga membubuhkan keterangan mengenai video itu.

“Anak muda ini Ancam tembak jokowi..😞😞 Gak terima presidenku dibuat seperti ini..!!: @divisihumaspolri @multimedia.humaspolri @humaspolrestabessurabaya @cyberindonesia_id” tulis akun itu.

Dalam video, tampak seorang pemuda berkacamata bertelanjang dada berada di sebuah ruangan. Dia memegang foto Jokowi sambil menunjuk-nunjuknya. Dia sesumbar ingin menembak orang yang ada di foto tersebut.

“Gue tembak orang ini. Gua pasung. Ini kacung gua. Kacung gua. Gue lepasin kepalanya,” ujar pemuda berkacamata itu.

Polisi kemudian bergerak cepat menyelidiki kasus tersebut dan setelah dilakukan penyelidikan polisi mengetahui identitas pemuda berkacamata itu dan menyiapkan tim untuk melakukan penangkapan.

Dua tim telah ditugaskan unuk mencari keberadaan pemuda yang membuat video itu. Kedua tim memburunya di sekolah hingga rumah.

“Gua tegas, pokoknya tangkap. Buat dua tim. Berangkat ke masing-masing lokasi,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/5).

Tak butuh waktu lama, ABG berinisial S (16) menyerahkan diri dan dibawa dari rumahnya di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, dan tiba di Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut pengakuannya kepada polisi dirinya hanya bercanda bersama temannya. Dia juga ingin mengetes kemampuan polisi untuk menangkapnya.

“Ini merupakan kenakalan remaja. Kenapa? Ya karena pada saat dia berkumpul dengan temannya, dia mengatakan, ‘Kamu berani nggak kamu? Nanti kalau berani, kamu bisa nggak ditangkap polisi?’ Jadi mengetes ini berdua, mengetes polisi. Kira-kira polisi mampu tidak menangkap dia. Jadi anak-anak ini bercanda, lucu-lucuan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Video itu dibuat sekitar tiga bulan yang lalu. Kini ABG itu pun menyesali perbuatannya.

“Yang bersangkutan juga menyesali perbuatannya dan dia tidak bermaksud menghujat Bapak Presiden dan dia juga tidak membenci Presiden,” tambah Argo.

Be the first to comment

Komentar Anda