Pekerja Gorong-gorong Tewas Setelah Tertimbun Galian Selama 12 Jam

Seorang pekerja galian saluran PAM bernama Tarno (42) berhasil dievakuasi petugas gabungan setelah tertimbun material di Jalan Jembatan III, Penjaringan, Jakarta Utara namun sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan jenazah langsung dibawa ke RSCM.

Adapun awal mula kejadian saat Tarno bersama tiga orang rekannya sedang melakukan penggalian saluran PAM Palyja pada Selasa (1/5/2018) namun saat melakukan pekerjaannya para pekerja tersebut tertimbun material galian yang longsor sejak pukul 15.00 WIB.

Kedua rekan korban berhasil dievakuasi terlebih dahulu dimana proses evakuasi korban berlangsung hampir 12 jam oleh Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta, Basarnas, dan pihak terkait.

Dalam evakuasi tersebut para petugas mengerahkan sejumlah alat berat diantaranya seperti mesin bor namun proses evakuasi baru berhasil setelah satu unit eskavator dikerahkan oleh petugas guna melakukan penggalian.

Tarno pada saat kejadian longsor itu tengah menggali saluran PAM Air Palyja bersama tiga rekannya dimana saat mereka sedang bekerja membuat lubang galian gorong-gorong tiba-tiba dinding galian longsor dan membuat Tarno terjebak di dalamnya.

Berdasarkan keterangan saksi yang diterima kepolisian, Tarno terjebak di gorong-gorong sejak Selasa sore (1/5) sekitar pukul 15.00 WIB.

Beberapa rekan Tarno yang ada di lokasi kejadian sempat berusaha membantu evakuasi. Khawatir terjadi longsor susulan, mereka lantas menunggu bantuan petugas untuk mengevakuasi.

Timbunan longsor berlumpur di gorong-gorong menyulitkan rposes evakuasi. Hingga tengah malam, Tarno belum juga berhasil diselamatkan.

Petugas kemudian mendatangkan eskavator untuk memudahkan penggalian sekitar pukul 00.18 WIB. Setelah lebih dari 12 jam proses evakuasi, Tarno ditemukan meregang nyawa. Jasadnya kemudian dibawa ke RS Cipto Mangunkusumo sekitar pukul 04.30 WIB.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh awak media dari Kapolsek Metro Penjaringan Jakarta Utara AKBP Rachmat Sumekar di lokasi, Jalan Jembatan Tiga, Pluit, Jakarta Utara, Selasa (1/5/2018 ) disebutkan bahwa tiga pekerja proyek dan seorang mandor sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Metro Penjaringan terkait insiden itu.

“Mandor lagi diperiksa di Polsek, beserta tiga orang pekerja lain,” kata Rachmat.

Be the first to comment

Komentar Anda