Puluhan Wanita Diperas Napi Bandung Modus Sebar Video Bugil, Petugas Lapas Terlibat

Aksi pemerasan dengan modus menyebar video bugil yang dilakukan oleh Napi penghuni lapas Jelekong Kabupaten Bandung terbongkar dimana diketahui petugas lapas ikut terlibat.

Hasil pemerasan yang dilakukan napi tersebut mencapai ratusan juta rupiah dimana uang hasil pemerasan tersebut menurut GN (28) yang merupakan salah satu saksi kunci kasus ini dibagi-bagikan ke napi lain termasuk ke petugas lapas.

GN diketahui pernah terlibat melakukan aksi penipuan serupa yang telah dilakukan tiga rekannya ID alias Mencos (25), JN alias Ijam (30) dan FA alias Ape (29).

Disebutkan oleh GN dalam rilis di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018) kemarin jumlah uang yang dibagikan beragam. Namun ia menyebut nominal paling tinggi hingga Rp 40 juta seminggu.
Selain itu disebutkan oleh GN bahwa hampir seluruh petugas lapas mengetahui dan menerima uang hasil aksi tersebut dan hampir 85 persen petugas lapas terlibat.
“Kecuali Kalapas dia enggak tahu karena ini permainan napi,” kata GN.

Uang tersebut, sambung GN sengaja diberikan untuk jaminan kepada napi. Sehingga para napi ‘dijaga’ apabila ada razia atau lainnya.

“Untuk menutupi kalau ada sidak (inspeksi mendadak) juga biar enggak ada masalah,” katanya

Pengakuan GN diperkuat oleh pengakuan napi lainnya BY (35). Napi yang punya kedudukan penting di bloknya itu bahkan mengungkap kepada siapa saja uang hasil pemerasan mengalir.

“Ke KPLP (kepala pengamanan lapas), anggota piket sama staf yang lain,” kata BY di Mapolrestabes Bandung, Kamis (12/4/2018).

BY bahkan merinci jumlah nominal uang yang harus disetorkan kepada petugas. Untuk KPLP uang yang disetorkan mencapai Rp 13 juta, anggota piket masing-masing Rp 3 juta dan enam orang staf masing-masing Rp 5 juta.

Uang tersebut disetor hanya dari satu ‘RW’ di blok lapas. Uang disetor setiap akhir pekan.

“Kalau di blok lain ya saya enggak tahu berapa. Ada juga yang langsung per napi setor ke atas,” ujar BY.

Sementara itu menurut keterangan yang diberikan Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018) total korban mencapai 89 orang.
Total tersebut sesuai dengan video yang disita polisi dari ponsel tiga tersangka yaitu ID alias Mencos (25), JN alias Ijam (30) dan FA alias Ape (29). Seluruh wanita berasal dari sejumlah wilayah di Indonesia.
Adapun cara yang dilakukan oleh komplotan ini adalah dengan sistem berkenalan secara acak jadi korban ada yang di Bandung,Jakarta, Kediri, Surabaya bahakan ada juga korban dari Luar Negeri seperti Saudi Arabia.
Disebutkan oleh Hendro oleh para pelaku korban ditipu dimana  para pelaku kerap mengaku telah mapan. Bahkan mereka mengaku bekerja di sejumlah perusahaan bonafide hingga perusahaan pelayaran.

Be the first to comment

Komentar Anda