Perampok Dengan Modus Jadi Korban Kecelakaan Lalu Lintas Ditangkap Polisi

Seorang pelaku perampokan dengan modus menjadi korban kecelakaan lalu-lintas ditangkap oleh aparat Reskrim Polsek Bantargebang, Kota Bekasi, dimana tersangka memeras korbannya dengan dalih ganti rugi kendaraan serta untuk berobat.

Adapun tersangka yang diringkus adalah J alias Jedi (42 tahun). Sementara itu, komplotannya berjumlah tiga orang, masing-masing E, S, dan Y sedang dilakukan pengejaran oleh polisi.

Komplotan ini terakhir kali beraksi di Jalan Raya Narogong, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, pekan lalu dimana dalam aksinya tersebut par komplotan ini merampok korbannya yakni seorang pemilik mobil pribadi Kwatman (28).

Korban menderita kerugian uang sebesar Rp 700 ribu, dan sebuah telepon selular dimana pelaku dengan sengaja menyenggolkan diri ke bagian spion mobil, lalu terjatuh dan tak lama kemudian kawannya berpura-pura membantu, lalu meminta korban Kwatman agar mengganti rugi. Ganti rugi tersebut untuk biaya rumah sakit ataupun kerusakan kendaraan.

Korban pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bantar Gebang. Tak butuh lama, polisi berhasil menangkap salah seorang pelaku JN. Sementara tiga pelaku lain S,E, dan Y masih dalam pengejaran petugas. Sementara JN dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

“Apabila terjadi kecelakaan, kami mengimbau sebaiknya masyarakat menyelesaikan persoalan ini kepada polisi dengan menghubungi kantor polisi terdekat atau datang saja agar lebih aman,” kata Siswo.

Sementara tersangka JN mengaku, telah enam kali melakukan perampokan dengan modus menabrakkan diri di jalanan wilayah Bekasi. Dirinya tak sendiri dalam melancarkan aksi, biasanya berempat hingga enam orang. “Sasarnya mobil saat sepi,” kata JN singkat.

Atas perbuatannya tersebut pelaku kini ditahan di sel tahanan Polsek Bantargebang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya

Dalam penangkapan tersebut polisi menyita barang bukti berupa sebuah sepeda motor milik tersangka, dan dus telepon selular korban.

Be the first to comment

Komentar Anda