Gatot, AHY, TGB Hingga Cak Imin Masuk Radar Bakal Cawapres Prabowo

Sejumlah nama masuk dalam radar calon wakil presiden (cawapres) yang akan diusung untuk mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Diantara nama-nama yang beredar terdapat kader Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, hingga Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB).

Keterangan tersebut diperoleh awak media dari  Ketua Bidang Hukum DPP Gerindra Habiburokhman saat ditemui usai menjada pembicara dalam sebuah diskusi di salah satu kafe di Jakarta Pusat, Sabtu (24/3/2018)

Selain keempat nama yang disebutkan di atas terdapat juga nama lain yang masuk dalam radar cawapres pendamping Prabowo yakni nama mantan Presiden PKS Anis Matta, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan

Dimana menurut Habiburokhman bahwa saat ini partai Gerindra sedang melakukan seleksi dan mempertimbangkan nama-nama tokoh yang akan mendampingi Prabowo dimana kombinasi yang tepat dapat meningkatkan elektabilitas Prabowo.

“Semuanya itu kalau kami lihat, kami simulasikan, cocok dengan Prabowo. Tinggal mana yang paling tepat saja,” katanya.

Disebutkan juga oleh Habiburokhman bahwa keputusan untuk mengusung Prabowo merupakan permintaan darei seluruh kader Gerindra dimana mulai dari pengurus ranting hingga pusat meminta Praboweo untuk diusung menjadi Capres.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pihaknya telah mengantongi belasan nama bakal cawapres untuk mendampingi Prabowo di pilpres 2019.

Menurutnya, belasan nama bakal cawapres itu berasal dari berbagai latar belakang baik partai politik maupun nonpartai politik.

“Sudah ada nama-nama cawapres barangkali 12 sampai 15 orang dari partai dan non parpol, dari parpol sekitar tujuh,” kata Muzani di kompleks parlemen, Jakarta.

Dari unsur luar partai politik, kata Muzani terdapat tokoh militer, tokoh Islam dan dua orang berasal dari kalangan perempuan. Namun Muzani enggan menyebut nama-nama tersebut.

Menurutnya nama mereka itu telah muncul di muka publik, tapi secara khusus Gerindra belum mengkaji bakal calon pendamping Prabowo.

Be the first to comment

Komentar Anda