475 STNK Palsu Disita Polisi

Kepolisian Sektor Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi membongkar kasus pemalsuan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Surat izin kendaraan tersebut dipalsukan untuk melengkapi surat kendaraan bermotor hasil curian.

Menurut keterangan yang didapat awak media dari Kepala Polsek Cikarang, Komisaris Puji Hardi pada Minggu 11 Maret 2018. disebutkan bahwa pihaknya menangkap satu orang yang diduaga membuat STNK tersebut.

Disebutkan oleh Puji bahwa tersangka adalah seorang pria berinisial AS (35) ditangkap di rumah kontrakannya dimana saat dilakukan penangkapan pelaku tidak memberikan perlawanan dan dari tangan pelaku polisi menemukan 475 Surat Tanda Nomor Kenderaan palsu yang siap diedarkan untuk melengkapi dokumen kendaraan bermotor hasil curian.

Menurut Puji STNK palsu teresebut dijual oleh tersangka ke penadah motor curian dengan harga Rp 200 ribu setiap lembarnya.

Adapun tersangka membuat STNK palsu tersebut dengan cara mencetaknya dengan menggunakan printer dimana sebelumnya format STNK sudah ada di dalam komputer jinjing, sehingga hanya menambahkan keterangan. Dan hal tersebut sudah dikerjakan oleh tersangka selama lebih kurang setahun.

“Dicetak sesuai dengan pesanan, tersangka lebih dari setahun menjalankan aksinya ini,” ujar Puji.

Puji menambahkan, pemesan STNK palsu sebagaian besar adalah penadah sepeda motor curian. Karena itu, menurut dia, polisi menangkap para tersangka penadah sepeda motor curian di wilayahnya, AR, 32 tahun, MH (31), TI alias RD (35).

“Kami sedang mengembangkan kasus ini, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,” kata dia.

Pengungkapan kasus tersebut menurut keterangan yang diberikan Puji bermula dari penangkapan para pelaku pencurian sepeda motor yang juga pelaku balapan liar.

Dari tujuh sepeda motor yang ditemukan dari tersangka RC, TH, dan DD pada akhir bulan lalu. “Hasil pengembangan kami menangkap penadah sampai pembuat STNK palsu,” ujar dia.

Atas perbuatannya tersangaka akan dijerat pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, sedangkan penadah sepeda motor dijerat pasal 480 KUHP. Ancamannya hukuman penjara di atas lima tahun.

Saat ini tersangka telah ditahan di sel tahanan Polsek Cikarang.

Be the first to comment

Komentar Anda