Pollycarpus Bergabung Ke Partai Berkarya

Pollycarpus Budihari Priyanto yang merupakan orang yang terlibat dalam pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib disebut tercatat sebagai anggota partai berkarya dimana hal tersebut dibenarkan oleh Sekjen Partai Berkarya Andi Picunang.

Disebutkan oleh Andi bahwa Partai Berkarya tidak membeda-bedakan tiap anggotanya berdasarkan latar belakang masa lalunya.

“Kita nggak mau melihat latar belakang orang ya. Yang penting mau jadi anggota, silakan,” ujar Andi saat dihubungi, Selasa (6/3/2018).

Menurut Andi, Pollycarpus mungkin memiliki kesamaan visi dan misi dengan Partainya. Menurutnya, Pollycarpus memiliki hak politik yang sama seperti WNI lainnya.

“Semua orang punya hak politik untuk menyalurkan aspirasinya. Mungkin beliau melihat Partai Berkarya cocok untuk menyalurkan aspirasi poltiknya. Kita nggak membatasi, yang penting mereka memenuhi syarat kan. Ia punya hak suara yang sama, seorang Pollycarpus dengan seorang presiden ya sama satu suara,” urainya.

Diketahui bahwa Pollycarpus merupakan mantan pilot maskapai penerbangan Garuda Indonesia yang divonis 14 tahun penjara setelah dinyatakan terbukti bersalah dalam kasus meninggalnya Munir pada 7 September 2004. Setelah menjalani masa tahanan selama 8 tahun, ia dinyatakan bebas bersyarat sejak 28 November 2014.

Setelah bebas dari Lapas Sukamiskin tidak banyak terdengar kabar Pollycarpus sampai akhirnya terdengar kabar bahwa dirinya kini bergabung dengan Partai besutan Tommy Soeharto.

Menurut penjelasan yang diberikan Andi Picunang yang merupakan Sekjen Partai Berkarya benar bahwa Pollycarpus mendaftarkan dirinya ke Partai Berkarya sebagai anggota namun ditegaskan oleh Andi bahwa saat ini Pollycarpus hanya merupakan anggota biasa dan tidak menjabat sebagai bagian dari pengurus partai.

Andi menyebutkan bahwa ia juga awalnya tidak mengetahui bahwa Pollycarpus mendaftarkan diri sebagai anggota di partainya dan baru mengetahui kabar tersebut dari wartawan namun disebutkannya bahwa hal tersebut tidak menjadi masalah karena hanya sebagai anggota biasa sementara jika menjadi pengurus maka akan dipikir-pikir dahulu.

Selain Pollycarpus, ada nama mantan Deputi V Badan Intelijen Negara Muchdi Purwoprandjono yang disebut tergabung di Partai Berkarya. Muchdi sempat didakwa terlibat dalam kasus pembunuhan Munir, tetapi akhirnya dinyatakan tak bersalah.

Selama masa persidangan, keterlibatan Pollycarpus dan Muchdi sempat dihubung-hubungkan. Muchdi diceritakan sempat beberapa kali menelepon Pollycarpus.

Sementara Pollycarpus hanya anggota biasa, Muchdi saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina Partai . Terkait posisi Muchdi, Andi mengatakan bahwa Muchdi sudah bersama sejak awal cikal-bakal Partai Berkarya terbentuk.

“Dia kan dulu Wakil Dewan Pembina Partai Nasional Republik. Ini kan yang kita pakai legalitasnya berubah jadi Partai Berkarya, setelah fusi dengan partai Beringin Karya. Jadi otomatis pengurus-pengurus yang masih aktif di Nasrep, ya jadi pengurus di Berkarya bersama pengurus lainnya yang baru,” paparnya.

Partai Berkarya saat ini sudah resmi menjadi peserta pemilu. KPU sudah mengundi nomor urut parpol peserta pemilu pada Minggu (18/2/2018) dan mendapat nomor urut ketujuh.

Be the first to comment

Komentar Anda