Terkait kematian TKI Adelina Polisi Malaysia Telah Tangkap Tiga Orang

Terkait kematian TKI Adelina Lisao yang menjadi ART di Malaysia pihak kepolisian Malaysia kembali melakukan penangkapan.

Adelina yang mengalami luka-luka dan harus tidur di luar rumah bersama anjing peliharaan majikannya diketahui meninggal akibat berbagai kegagalan organ dikarenakan anemia.

Sejauh ini telah tiga orang yang ditahan terkait kematian wanita muda bernama Adelina Lisao tersebut.

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kepala kepolisian distrik setempat Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid mengatakan seperti dilansir media Malaysia, The Star, Selasa (13/2/2018), ada memar-memar pada wajah dan kepala Adelina, serta luka-luka infeksi pada tangan dan kaki TKI berumur 21 tahun itu. Hasil pemeriksaan post-mortem menunjukkan bahwa Adelina meninggal akibat berbagai kegagalan organ dikarenakan anemia.

Aadpun tiga orang yang telah ditahan oleh pihak kepolisian Malaysia diantaranya adalah majikan perempuan Adelina dan saudara kandungnya yang tyelah ditahan pada Minggu (11/2/2018) kemudian pada Senin (12/2/2018) ibu majikan yang berusia 60 tahun juga ikut ditahan menyusul hasil otopsi.

Kematian WNI itu mendorong para anggota parlemen dan aktivis Malaysia untuk menyerukan adanya UU yang lebih baik untuk melindungi para pekerja migran.

Sementara itu, Konsuler Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia, Neni Kurniati mengungkapkan Adelina merupakan TKI yang berasal dari Nusa Tenggara Timur sudah bekerja di Penang sejak 24 Desember 2014.

Dijelaskan oleh Neni pihak KJRI tidak pernah menerima laporan adanya penyiksaan darti Adelina sejak pertama kali bekerja tiga tahun yang lalu.

Neni menyebutkan bahwa Adelina memiliki paspor yang masih berlaku namun pihaknya akan memeriksa ke Departemen Imigrasi untuk mengetahui apakah dia memiliki izin kerja yang benar.

Paspornya juga menunjukkan bahwa dia berasal dari Nusa Tenggara Timur dan bukan Medan seperti yang dilaporkan.

Diberitakan media Malaysia The Star, Senin (12/2), korban  diselamatkan dari rumah majikannya di Bukit Mertajam, Penang, pada Sabtu (10/2).

Dalam foto yang beredar, korban  terlihat terduduk lesu bersandar pada tembok. Sementara anjing jenis Rotweiller terantai di dekatnya, terus menggonggong ke arah para penyelamat.

Polisi mengidentifikasi wanita itu bernama Adelina dari Medan (keterangan KJRI dari NTT) . Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia sehari kemudian.

Be the first to comment

Komentar Anda