Pesawat Penumpang Turki Tergelincir Di Tebing Dari Landasan Pacu

Sebuah pesawat yang membawa 168 penumpang yang melakukan pendaratan di sebuah bandara di utara Turki tergelincir dari landasan pacu ke sebuah tebing tepi laut. Pada peristiwa yang terjadi tersebut dilaporkan tidak ada penumpang yang mengalami cedera.

Pesawat Pegasus Airlines dalam penerbangan tersebut awalnya berjalan lancar dimana pesawat itu lepas landas dariĀ  Ibukota Ankara menuju Trabzon namun saat hendak melakukan pendaratan di Trabzon pada Sabtu malam waktu setempat, pesawat itu tergelincir dari loandasan pacu.

Dilaporkan bahwa pesawt tergelincir ke sebuah tebing dengan bagian depan pesawat hanya berjarak beberapa meter dari permukaan air Laut Hitam serta roda pesawat terjebak ke dalam lumpur.

Menurut keterangan yang diperoleh dari salah satu penumpang , Fatma Gordu disebutkan bahwa situasi saat itu sangat mengerikan dimana terjadi kepanikan, terdengar penumpang berteriak-teriak, dan saat diperintahkan oleh awak pesawat untuk keluar dari pintu belakang pesawat semua orang mencoba mendorong maju orang di depannya.

Disebutkan oleh Fatma tercium bau bahan bakar pada saat itu sehingga menyebabkan para penumpang takut akan terjadi ledakan, ditambahkan olehnya bahwa terdapat anak-anak dan wanita hamil dalam pesawat yang tergelincir itu.

Sementara itu penumpang lain yang bernama Yuksel Gordu menyebutkan tidak ada korban jiwa yang terdapat dalam kejadian tersebut merupakan keajaiban dimana menurutnya mereka bisa saja terbakar jika pesawat meledak atau jatuh ke laut.

Ada pula gambar yang menunjukkan asap berasal dari pesawat. Terlihat sebuah mesin yang jatuh ke dalam air dari pesawat berada 25 meter dari laut.

Pegasus Airlines mengkonfirmasi tidak ada korban di antara 162 penumpang, dua pilot dan empat pramugari. Penyebab insiden tersebut belum diketahui, namun penyelidikan sedang dilakukan.

“Pesawat akan dilepas sementara semua tindakan telah diambil untuk pekerjaan dan prosedur lain. Ini akan dilakukan selangkah demi selangkah,” ujar Gubernur Trabzon Yucel Yavuz.

Dia juga menambahkan, ada sejumlah penumpang yang diminta untuk pergi ke rumah sakit, namun tidak dijelaskan rincian lebih lanjut. Bandara untuk sementara ditutup sebelum dibuka kembali pada hari Minggu dini hari waktu setempat, sambil menunggu operasi pemindahkan pesawat diselesaikan.

Jaksa penuntut umum Trabzon telah meluncurkan sebuah penyelidikan kriminal terpisah. Profesor Atakan Aksoy dari departemen teknik sipil Universitas Teknik Karadeniz mengatakan bahwa pembangunan landasan kedua di bandara itu perlu dipercepat.

Preofesor Aksoy mnenyebutkan bahwa Jenis kecelakaan ini bisa terjadi karena permukaan tanah yang sempit di bagian utara bandara dan karena berada di dekat tebing.

Be the first to comment

Komentar Anda