Kawanan Ojek Online Geruduk Pos Satpam Perumahan Taman Palem Cengkareng Karena Rekan Dipukul

Pos Satpam Perumahan Taman Palem , Cengkareng, Jakarta Barat didatangi oleh kawanan pengendara Ojek Online, dimana kedatangan kawanan tersebut ke lokasi dikarenakan adanya rekan mereka yang dipukul oleh satpam perumahan tersebut.

Disebutkan oleh  Kapolsek Cengkareng Kompol Agung Budi Leksono bahwa kawanan pengendara ojek online tersebut memenuhi jalan di depan Taman Palem Blok C dimana diperkirakan kawanan tersebut berjumlah sampai ribuan orang.

Diketahui peristiwa ini berawal dari terjadinya percekcokan antara driver ojek online yang bernama Rudi Suhendi dengan satpam perumahan yang bernama Berjuang Zaboa  dimana Rudi dicegai oleh satpam tersebut saat hendak mengantar makanan ke dalam komplek perumahan.

Dimana peristiwa yang terjadi pada pukul 22.00 tersebut bermula saat Rudi diminta untuk menunjukkan KTP saat hendak memasuki komplek perumahan oleh Satpam, namun karena menganggap sudah sering ke dalam perumahan tersebut Rudi merasa tidak terima.

Karena tideak terima dimintai KTP tersebut sehingga terjadi percekcokan diantara keduanya, setelah itu korban kemudian melanjutkan mengantar makanan tersebut ke dalam dan saat hendak keluar kembali terjadi percekcokan diantara mereka.

Saat itulah menurut Agung pelaku tiba tiba memukul korban yang menyebabkan hidung korban berdarah. Korban kemudian pergi ke pangkalan dan menceritakan kejadian tersebut ke rekan rekannya.

Mendapat kabar tentang dipukulnya rekan mereka, kawanan pengendara ojek online tersebut kemudian mendatangi pos satpam perumahan Taman Palem, dimana mereka menggeruduk dan merusdak pos satpam dengan menggunakan batu dan kayu.

Polisi yang mendapat laporan tentang kejadian tersebut kemudian datang dan mengamankan para pelaku dan korban, serta meminta kepada koordinator lapangan untuk membubarkan massa.

Masa akhirnya membubarkan diri setelah mendapat penjelasan dari Kapolsek Cengkareng Kompol Agung Budi Leksono

Sementara itu satpam perumahan yang melakukan pemukulan terhadap korban ditahan dan akan dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.

Be the first to comment

Komentar Anda