Empat pelaku Penculikan Anak Ditangkap Salah Satunya Staf DPRD

Kasus penculikan anak yang bernama Hanum (1,5) akhirnya berhasil terungkap, dimana polisi berhasil menangkap empat orang pelaku penculikan tersebut dan salah seorang pelaku diketahui merupakan staf DPRD Kabupaten Barru.

Keempat orang pelaku penculikan tersebut yakni Risal (28), Yusfikar Majid alias Yus (34), Ayu Yuliasri alias Ayu (30), dan Anwar. Keempatnya ditangkap di tempat berbeda di Sulsel.

 

Menurut keterangan yang berhasil diperoleh awak media dari Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Polisi Dicky Sondani disebutkan bahwa setelah melakukan penculikan terhadap Hanum dan menyekap tantenya, Etik, di rumah korban di kompleks IKIP, Jl Raya Pendidikan, Kecamatan Rappocini, Makassar, keempat pelaku lalu bersembunyi sambil menunggu tebusan yang dimintanya sebesar Rp 3 miliar.

Namun belum juga tebusan diperolehnya, keempat pelaku merasa ketakutan karena peristiwa penculikan ini heboh di Makassar dari media sosial oleh karenanya keempat pelaku berinisiatif untuk mengembalikan Hanum kepada orang tuanya.

Hanum yang menjadi korban penculikan tersebut kemudian dilepaskan seorang diri di pinggir jalan poros perumahan Telkomas, Kecamatan Tamalanrea dan oleh warga sekitar yang menemuklan Hanum sedang menangis kemudian menyerahkannya ke Polsekta Tamalanrea.

Disebutkan oleh Dicky bahwa dari keempat orang pelaku, otak penculikan terhadap Hanum adalah Yus yang tak lain ipar dari orangtua korban. Yus ini yang menyusun semua skenarionya dan memerinta ketiga rekannya. Setelah melakukan penculikan, Yus kembali ke rumah korban dan berpura-pura prihatin atas kejadian itu sekaligus memantau situasi. Namun desakan dari rekan-rekannya, Yus akhirnya kembali ke rumah Ayu di perumahan Telkomas yang menjadi tempat persembunyiannya.

Setelah melakukan diskusi karena takut karena berita penculikan tersebut telah tersebar maka keempatnya sepakat melepaskan Hanum dan meninggalkan korban di pinggir jalan Poros di perumahan tersebut.

 

Dari pengakuan para pelaku disebutkan bahwa tiga orang tersangka melakukan penculikan atas perintah dari Yus sedangkan pengakuan dari Yus disebutkan bahwa penculikan doilakukan karena ia sakit hati karena orang tua dari Hanum yang sombong dan angkuh sehingga Yus merencanakan penculikan dan meminta uang tebusan Rp 3 Miliar.

Yus sendiri merupakan PNS dan saat ini bertugas sebagai staf di kantor DPRD Barru.

 

 

Be the first to comment

Komentar Anda