Setya Novanto Akhirnya Berhasil Dibawa Ke Rutan KPK

Setelah beberapa kali berhasil menghindari penahanan Setya Novanto akhirnya berhasil dibawa ke rutan KPK, dimana diketahui Setya Novanto merupakan tersangka dalam kasus dugaan korupsi e-KTP.

Novanto dibawa dari RSCM Kencana ke KPK pada Minggu (19/11/2017) pukul 23.39 WIB. Setelah itu Novanto  kemudian menjalani pemeriksaan sebagai tersangka selama lebih krang satu jam dilanjutkan kemudian dirinya dibawa ke rutan yang masih satu kompleks dengan gedung KPK.

Sebelum dibawa ke rutan KPK Seya Novanto telah terlebih dahulu ditetapkan sebagai tahanan oleh KPK namun karena kecelakaan yang dialaminya dan masih dirawat di rumah sakit penahanan tersebut ditangguhkan.

 

Setya Novanto awalnya dirawat di RS Medika Permata Hijau yang tak jauh dari lokasi kecelakaan di Jalan Permata Berlian, Jakarta Selatan, Kamis (16/11/2017). Namun KPK lalu merujuk dia untuk dirawat di RSCM.

Setelah pihak dokter menyatakan Novanto sudah tidak membutuhkan rawat inap lagi. Pada Minggu (19/11) malam, Novanto kemudian langsung dibawa ke KPK.

“Benar adanya bahwa sejak Jumat yang lalu pasien SN itu dikirim dari RS sebelumnya ke RSCM untuk dilakukan serangkaian pemeriksaan dan kemudian Jumat tersebut, Sabtu sampai Minggu ini serangkaian wawancara medis dan pemeriksaan jasmani dan beberapa pemeriksaan penunjang dilakukan untuk menyimpulkan bagaimana kondisi kesehatan, dan memberikan penatalaksanaan sesuai yang dibutuhkan,” urai Direktur RSCM Dr dr CH Soejono, SpPD saat jumpa pers bersama KPK, Minggu (19/11/2017).

“Hingga tim dokter RSCM menyatakan yang bersangkutan tidak ada indikasi lagi dirawat inap,” imbuhnya.

Novanto dibawa ke KPK dengan menggunakan kursi roda dan menumpang mobil tahanan, dan setibanya di KPK langsung dikenakan rompi oranye.

Menurut Kabiro Humas KPK Febri Diansyah disebutkan bahwa Setya Novanto akan diperlakukan sama seperti tahanan KPK lainnya tanpa ada perlakuan istimewa yang diberikan kepadanya ms=eski berstatus sebagai ketua DPR.

“Perlakuan di rutan sama untuk seluruh tahanan, karena prinsipnya sama. Namun dari aspek kesehatan juga berlaku sama dengan yang lain. Kalau memang ada keluhan sakit yang membutuhkan tindakan-tindakan lebih lanjut itu akan diperlakukan sama,” tegas Febri.

Setya Novanto dipindahkan ke Rutan KPK setelah tim dokter menyatakan bahwa dirinya tidak membutuhkan rawat inap lanjutan. Selama di RSCM, tim dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) melakukan pemerikasaan terhadap kondisinya sampai dinyatakan telah bisa dipindahkan ke Rutan.

Be the first to comment

Komentar Anda