Menghilangnya Setya Novanto Jadi Sorotan Media Asing

Tersangka kasus korupsi e-KTP , Setya Novanto yang menghilang menjadi sorotan media asing, dimana saat ini media internasional memfokuskan pemberitaan pada upaya penangkapan Novanto yang gagal.

Dilansir dari kantor berita Turki Anadolu News Agency, mengulas artikel dengan judul Police fail to apprehend house speaker yang mana dalam artikel tersebut ditulis mengenai upaya penangkapan yang gagal dan buronnya Novanto.

“Ketua DPR dan tersangka gratifikasi Setya Novanto mangkir dari pemanggilan pada Rabu (15/11),” tulis Anadolu dalam arttikelnya.

Selain media Turki Anadolu juga dari media Singapura, Straits Times, yang memuat berita tentang Novanto dalam artikel yang diberi judul ‘Indonesia’s anti corruption agency seeks arrest of Speaker of Parliament and Golkar chairman Novanto’.

“Badan antikorupsi Indonesia (KPK) tengah memburu Ketua DPR Setya Novanto setelah upaya untuk menahannya pada Rabu (15/11) tengah malam di rumahnya gagal,” sebut Straits Times dalam artikelnya.

“KPK menghabiskan waktu lima jam menggeledah rumahnya pada Rabu (15/11) malam,” imbuh artikel itu.

Sebelumnya media media asing telah menulis berita tentang Novanto sejak dirinya ditetapkan kembali sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

KPK yang pada Rabu malam (15/11/2017) menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Setya Novanto dan kemudian mendatangi langsung ke rumah Novanto di Jalan Wijaya Nomor 19, Jakarta Selatan

KPK tiba di rumah Novanto sekitar pukul 21.38 WIB. Namun, mereka tidak menemukan keberadaan Setya Novanto di kediamannya.

 

Sebelumnya KPK telah 11 kali memanggil Setya Novanto dalam proses penyidikan KPK, baik sebagai tersangka maupun saksi. Pemanggilan itu mulai dari pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Sugiharto, Andi Agustinus, Anang Sugiana Sudihardjo, hingga memanggil Setya Novanto sebagai tersangka.

Dari 11 panggilan itu,  hanya tiga kali Novanto memenuhi panggilan, yakni sebagai saksi untuk Sugiharto pada 13 Desember 2016 dan 10 Januari 2017, serta sebagai saksi Andi Agustinus alias Andi Narogong pada 14 Juli 2017.

Sisanya delapan kali Novanto mangkir dalam panggilan pihak penyidik KPK. Dikabarkan Setya Novanto dijemput oleh tamu tidak dikenal sesaat sebelum KPK datang.

 

Be the first to comment

Komentar Anda