Korban Tewas Kebakaran Hutan California Capai 31 Orang Dan Ratusan Dilaporkan Hilang

Kebakaran hutan yang terjadi di California Utara, Amerika Serikat baru-baru ini yang menghanguskan area seluas 77 ribu hektare sampai saat ini dilaporkan telah memakan korban sebanyak 31 orang tewas dan ratusan orang dilaporkan hilang.

Jumlah korban tewas kebakaran hutan California Utara kali ini tercatat sebagai kebakaran dengan jumlah korban tewas terbesar dalam sejarah kebakaran hutan di Amerika Serikat. Dimana sebelumnya jumlah terbesar terjadi saat kebakaran hutan di Griffith Park, Los Angeles tahun 1993 yang lalu, tercatat 29 orang tewas saat kejadian tersebut.

Kebakaran yang terjadi kali ini yang dijuluki “North Bay Fire” masuk dalam kategori kebakaran yang paling menghancurkan dimana area kebakaran yang mencapai seluas 77 hektare ini hampir seukuran dengan kota New York , dimana di wilayah yang dilanda kebakaran terdapat 3.500 rumah dan merupakan kawasan bisnis hangus terbakar dalam insiden tersebut.

Tercatat kota Santa Rosa di Sonoma County merupakan wilayah terparah yang dilanda kebakaran, dan terlihat  puing puing serta abu bertebaran di wilayah tersebut. Selain itu kebakaran hutan kali ini juga melanda pusat produsen anggur ternama di dunia ini seperti yang dilaporkan setidaknya 13 ladang anggur rusak akibat kebakaran kali ini.

Sampai saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh otoritas setempat, sejauh ini dugaan sementara diakibatkan oleh tumbangnya jaringan kanbel listrik yang diakibatkan oleh angin kencang yang melanda kawasan tersebut pada Minggu (8/10/2017) malam waktu setempat yang diduga menimbulkan percikan api yang menyebabkan kebakarann.

Hampir 8 ribu personil diterjunkan oleh pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang terus menyebar dan hingga kini dilaporkan masih terdapat lebih dari 20 titik api yang belum padam dan membakar 8 distrik setempat.

Berdasarkan catatan Otoritas setempat telah ditemukan 437 orang yang dilaporkan hilang saat terjadinya kebakaran, dimana memasuki hari keempat sejak kebakaran hutan ini terjadi 31 orang telah ditemukan tewas dan 900 orang dilaporkan hilang,  otoritas setempat sampai saat ini masih mencari sisa sebanyak 400 orang lebih yang dilaporkan hilang dan sampai saat ini masih belum ditemukan serta mengabarkan bahwa jumlah korban diperkirakan masih bisa bertambah.

Menurut sheriff Giordano koran yang dilaporkan tewas sebagian terjadi saat korban sedang tertidur ketika api menghanguskan rumah mereka, sedangkan beberapa korban lainnya tewas saat berusaha menyelamtkan diri namun gagal karena angin kencang yang berkecepatan 97 kilometer per jam menyebabkan kebakaran cepat meluas.

Disebutkan oleh Giordano pihak otoritas setempat menemukan sejumlah korban tewas yang masih terlihat utuh namun sebagian besar jenazah ditemukan sudah hangus terbakar dan hanya berupa abu dan tulang.

Be the first to comment

Komentar Anda