Ibu Dan Adik Pemilik Dealer Motor Di Buleleng Tewas Saat Rumahnya Terbakar,

Dua orang terbakar masing masing ibu dan adik dari pemilik dealer motor terbesar di kabupaten Buleleng, Bali. Kedua korban tewas setelah terjadi kebakaran yang menghanguskan rumah pemilik dealer tersebut.

Korban naas yang tewas dalam kebakaran tersebut diketahui bernama Ketut Kimawati (75) yang merupakan ibu dari pemilik rumah dan bos dealer motor Liang Sanjaya Putra alias Aliang dan seorang wanita yang bernama Anik Melati (46) yang merupakan adik dari Aliang.

Kebakaran yang cukup besar tersebut membuat warga berdatangan guna membantu petugas pemadam kebakaran memadamkan api yang terus membesar, sementara Aliang sang pemilik rumah terlihat masih shock saat melihat jenazah ibu dan adiknya yang tewas dalam kejadian tersebut.

Menurut informasi saat terjadi kebakaran yang menghanguskan rumah mewah milik boss dealer motor tersebut di dalam rumah terdapat 5 orang yakni 1 orang satpam yang bernama Ketut Maliawan (46) warga kelurahan Banjar Bali, 1 orang pembantu rumah tangga yang bernama Nengah Tunjung (42) waqrga Kelurahan Kampung Baru, 1 orang anak yang bernama Hanna Suila Agustin (12) yang merupakan anak angkat Aliang dan kedua korban yang meninggal dalam kejadian tersebut yakni ibu dan adik pemilik rumah.

Menurut keterangan yang diberikan oleh Satpam rumah mewah tersebut menyebutkan bahwa tidak diketahui darimana sumber api berasal dimana dari dalam ruang tamu salah seorang dari keempat orang yang berada di dalam rumah terdengar berterika dan terdengar ada bunyi ledakan dan terlihat api yang langsung menyambar ruang tamu, melihat hal tersebut Maliawan sang Satpam yang pada saat itu sedang duduk di Balai depan rumah langsung panik dan memberitahukan ke warga sekitar untuk meminta bantuan menyelamatkan korban yang terjebak di dalam rumah tersebut. Dimana pada saat itu kobaran api telah membesar.

Namun sat warga berusaha menolong ke empat korban yang berada di dalam rumah hanya Nengah Tunjung dan Hanna Suila Agustin yang berhasil diselamatkan karena berada di dalam satu ruangan di dalam rumah sedangkan ibu Ketut Kimawati yang panik malah melarikan diri ke dalam kamar mandi, sedangkan Anik Meliani melihat ibunya yang berada di dalam kamar mandi berusaha menolong sang ibu namun naas saar akan keluar api telah mengepung seluruh ruangan.

“Keduanya kami temukan berdekatan sudah dalam kondisi terpanggang. Kemungkinan sementara, anaknya ingin menyelamatkan ibunya keluar tapi terjebak di dalam karena api saat itu besar, sehingga mereka tidak bisa diselamatkan,” sebut seorang polisi saat melakukan olah TKP.

Dalam peristiwa kebakaran tersebut sedikitnya 5 unit mobil damkar dan 15 tangki air dikerahkan untuk memadamkan api

“Kami sudah melakukan penyekatan pada sisi barat dan utara bangunan yang terbakar, dengan upaya maksimal mengerahkan kekuatan dan armada. Beruntung api bisa kami padamkan, tapi 2 orang meninggal dalam kejadian ini,” kata Kepala Dinas Damkar Buleleng, Gede Sugiartha Widiada.

Pihak kepolisian sesaat setelah api berhasil dipadamkan kemudian mengevakuasi jenazah korban dan setelah prose evakuasi berhasil dilaksanakan kedua Jenazah kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD Buleleng.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban, Kasubag Humas RSUD Buleleng, Ketut Budiantara menyebutkan bahwa untuk jenazah Ketut Kimawati terdapat luka bakar sebesar 70 persen. Sedangkan, jenazah Anik Meliani terdapat luka bakar sebesar 90 persen.

“Untuk jenazah Kimawati dari bagian kepala sampai badan utuh. Kakinya saja yang terbakar. Sedangkan, untuk jenazah Anik Meliani terbakar rata di seluruh tubuh,” Sebut Ketut Budiantara.

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol. AA. Wiranata Kusuma mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran ini, dengan melibatkan Tim Labfor Polda Bali untuk melakukan pengecekan.

“Kami masih lakukan penyelidikan, nanti siang tim Labfor juga datang. Karena di dalam ada benda-benda elektonik, apa dari sana asal ledakan itu atau bagaimana, kami masih tunggu hasil nanti,” jelas Kapolsek Wiranata Kusuma.

Be the first to comment

Komentar Anda