Performa Ajaib Rossi Di Aragon Berkat Ide Doohan

Valentino Rossi yang tampil mengesankan dan berhasil finish di posisi kelima pada MotoGp Aragon yang berlangsung 25 September 2017 lalu meskipun dalam kondisi cedera ternyata berkat peran penting dari pembalpa legendaris Mick Doohan.

Berkat ide Doohan yang pertama kali meminta penggunaan metode rem jempol, Rossi yang pada balapan di Aragon menjadi pusat perhatian karena mampu tampil prima meskipun baru selesai menjalani operasu patah tulang tabia dan fibula pada kaki kanannya, dimana dokter menyarankan agar Ross tidak melakukan aktifitas balapannya setidaknya 30 sampai 40 hari pasca operasi namun Rossi mengejutkan banyak pihak dengan muncul mengikuti balapan di Aragon hanya 21 hari setelah dilakukannya operasi.

Dan bukan hanya itu dengan kondisinya yang masih belum stabil Rossi mampu tampil gemilang dan meraih posisi kelima, semua itu berkat metode yang pertama kali diminta oleh Doohan yakni metode rem jempolbuatan brand Brembo dimana Doohan meminta penggunaan Rem tersebut setelah ia mengalami kecelakaan di Assen pada 1992.

Rem jempol yang dipasang di setang motor memudahkan pembalap yang mengalami cedera pada kaki kanan untuk mengerem roda belakang sehingga pembalap tidak perlu menggunakan kaki kanannya untuk memijak rem. Dengan adanya hal tersebut memudahkan Rossi untuk menjalani balapan di Aragon pekan lalu.

Banyak pembalap yang telah menggunakan metode rem yang  terus dikembangkan oleh Brembo sejak pertama kali diminta oleh Doohan diantaranya Vinales, Dovizioso, Lorenzo dan Petrucci yang menggunakan metode rem jempol tersebut di berbagai kesempatan yang berbeda.

Meskipun gagal menjadi juara dan hanya menempati posisi kelima namun penampilan Rossi mengudang decak kagum karena dapat tampil bagus dalam balapan di Araon tersebut, Rossi tampaknya harus berterima kasih kepada Doohan karena untuk pertama kalinya memperkenalkan penggunaan rem jempol tersebut.

Be the first to comment

Komentar Anda