Dari Rumah Sepasang Kekasih Mesum Polisi Temukan 30 Butir Pil PCC

Pihak Kepolisian Polsek Tambang Riau pada Selasa (3/10/2017) mengamankan sepasang kekasih RP (23) dan RW seorang wanita berusia 32 tahun di perumahan Bumi Putra Asri Dusun II Desuk Teluk Kenidai , Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau dimana saat proses penangkapan tersebut ditemukan 30 butir pil PCC.

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Kapolres Kampar AKBP Deni Okvianto kepada awak media disebutkan bahwa dari tangan tersangka diamankan sejumlah peralatan penggunaan narkoba jenis sabu dan sisa sabu serta 30 butir pil PCC.

Kasus penangkapan terhadap pasangan kekasih yang belum memiliki ikatan resmi tersebut berawal dari adanya laporan dari Ketua pemuda perumahan Bumi Putra Asri ke petugas Polsek Tambang karena dicurigai sedang berbuat mesum di komplek perumahan mereka.

Polisi yang menerima laporan dari Ketua pemuda tersebut kemudian mendatangi lokasi dan menemukan kedua pelaku telah diamankan oleh warga perumahan, kemudian polisi melakukan penggeledahan ke badan pelaku dan menemukan bungkusan yang berisi kaca pirex dan sisa sabu serta sejumlah peralatan untuk pemakaian sabu.

Kemudian petugas melakukan penggeledahan ke dalam rumah dan menemukan 30 butir pil Bermerk PCC. Mendapati hal tersebut petugas yang berada di lokasi kemudian menghubungi Kanit Reskrim Polsek Tambang Iptu Carles Nainggolan yang kemudian mendatangi lokasi pada pukul 07.15 WIB.

Setelah mengintrogasi kedua pelaku secara singkat di lokasi lalu pada pukul 08.00 WIB kedua tersangka kemudian diboyong ke Polsek Tambang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pihak Satres Narkoba Polres Kampar selanjutnya mendatangi Polsek Tambang guna membantu dalam melakukan pengembangan dan penyelidikan terkait sumber pil PCC tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan pelaku mengaku bahwa mereka mendapatkan pil PCC tersebut dengan cara membelinya dari salah satu Apotik yang terdapat di Kota Pekanbaru, mendapati hal tersebut kemudian dilakukan pengecekan oleh Polda Riau dan BPOM Pekanbaru ke Apotik tersebut, namun setelah dilakukan pemeriksaab oleh tim gabungan itu tidak ditemukan pil PCC  di apotik yang disebut oleh tersangka.

Sampai saat ini Pihak kepolisian masih menyelidiki serta mendalami temuan pil terlarang tersebut guna mengungkap peredarannya.

Be the first to comment

Komentar Anda