Terkait Penembakan Di Las Vegas Presiden Jokowi Pastikan Tidak Ada WNI Yang Jadi Korban

Terkait peristiwa penembakan yang terjadi di kawasan Mandalay Bay, Las Vegas pada hari Minggu (1/10/2017) Presiden Joko Widodo memastikan bahwa tidak terdapat Warga Negara Indonesia (WNI) yang jadi korban aksi brutal tersebut.

Peritiwa yang memakan korban 58 orang tewas dan 515 orang terluka tersebut disebutkan oleh Presiden Jokowi bahwa Indonesia mengutuk aksi brutal tersebut serta menyampaikan bela sungkawa yang sedalam dalamnya, dimana Presiden Joko Widodo yakin bahwa pemerintah Amerika Serikat tegar dan kuat menghadapi ancaman teroris seperti peristiwa yang terjadi di Las Vegas tersebut.

Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa Ia telah menerima laporan yang menyatakan tidak ada satu pun warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam peristiwa penembakan itu.

Peristiwa penembakan di Las Vegas dalam sebuah konser musik penyanyi country Josh Alden itu diyakini dilakukan oleh seorang pria bersenjata yang diketahui bernama Stephen Paddock (64) yang merupakan warga Amerika Serikat yang tinggal di Mesquite , Nevada, dimana penembakan yang dilakukannya menjadi penembakan massal terbesar yang pernah terjadi dalam sejarah AS.

Korban tewas dalam peristiwa ini melebihi jumlah korban penembakan di klab malam di Orlando Florida tahun lalu yang menewaskan 49 orang.

 

 

Be the first to comment

Komentar Anda