Pelaku Penembakan Di Vegas Ayahnya Pernah Jadi Buronan FBI

Patrick Benjamin Paddock, Ayah pelaku penembakan ke penonton konser di Las Vegas, Amerika Serikat diketahui pernah menjadi buronan yang paling dicari di FBI pada tahun 1969 dimana Patrick Benjamin Paddock disebut=sebut sebagi seorang Psikopat.

Berdasarkan keterangan yang diberikan adik pelaku penembakan di Las Vegas tersebut disebutkan bahwa ayah mereka merupakan buronan FBI karena kasus perampokan Bank beberapa puluh tahun yang lalu namun keluarganya cukup terkejut mendengar tentang tindakan yang dilakukan abangnya Stephen Paddock.

Dimana menurut sang adik Stephen tidak ada alasan melakukan perbuatannya tersebut dimana menurutnya Stephen hanyalah orang yang suka bermain game poker dan makan burrito sehingga ia tidak percaya abangnya sanggup melakukan penembakan tersebut.

Eric Paddock sang adik menyebutkan abangnya Stephen dulunya bekerja sebagai seorang akuntan, dimana sekarang Stephen tinggal di lingkungan pensiunan serta memiliki surat izin pilot dan berburu.

Menurut keterangan yang diberikan oleh aparat hukum setempat Motif penembakan yang dilakukan Stephen samapai saat ini belum diketahui dimana selama ini Stephen diketahui tidak memiliki catatan kriminal.

ISIS mengaku bertanggung jawab terhadap aksi yang dilakukan oleh Stephen Paddock tersebut namun aparat hukum setempat menegaskan tidak ada bukti yang mengaitkan pelaku dengan organisasi militan manapun.

Meskipun ditemukan 10 senjata mesin otomatis di kamar hotel tempat Stephen menginap namun pihak kepolisian masih belum menemukan bukti keterlibatan Stephen Paddock dengan organisasi teroris manapun meskipun ISIS telah mengklaim bahwa aksi yang dilakukan oleh Stephen Paddock berhubungan dengan mereka.

Stephen Paddock langsung bunuh diri sekitar kurang lebih 15 menit usai menembaki warga yang sedang menonton konser dimana saat polisi tiba di kamar yang ditempatinya polisi menemukannya sudah dalam keadaan tak bernyawa. Polisi belum mengetahui sumber dari senjata yang digunakan Paddock.

Saudara dari Paddock, Eric Paddock, bahkan tak tahu dari mana pelaku mendapatkan senjatanya. Menurutnya, Stephen Paddock tak memiliki latar belakang militer. Sampai saat ini akibat penembakan yang dilakukan oleh Stephen Paddock telah 58 orang korban tewas serta 515 orang lainnya terluka.

Be the first to comment

Komentar Anda