Barcelona Ikut Mogok Massal Karena Masalah Politik

Berita Kompas – Baru-baru ini dikabarkan Spanyol sedang dalam masalah politik. Masalahnya politik tersebut membuat terjadinya mogok massal yang dilakukan oleh beberapa kelompok di Spanyol. Barcelona termasuk ikut mendukung dan melakukan pemogokan massal tersebut.

Politik di Spanyol memang saat ini sedang memanas. Hal tersebut dikarenakan aksi referundum Catalunya merdeka. Referendum tersebut tetap digelar meskipun pemerintah Spanyol melarang hal tersebut.

Meskipun dilarang, namun referundum tersebut digelar dan membuat pemerintah Spanyol mengambil tindakan dengan menurunkan personil polisi agar pengambilan suara dibubarkan. Hal tersebut membuat 90 orang mengalami cedera dan ratusan lainnya harus mendapatkan perawatan medis.

Meskipun 90% suara sudah memilih untuk Catalunya merdeka, namun pemerintah Spanyol tidak mengakuinya dan mengganggapnya sebagai ilegal. Hal tersebut merusak demokrasi di Spanyol. Hal tersebut membuat beberapa kelompok melakukan mogok massal.

Seperti yang diketahui, Barcelona ikut mendukung dan melakukan aksi mogok massal. Barcelona dikabarkan akan berhenti beraktifitas dalam administrasi.

Bukan hanya itu, mereka juga tidak akan melakukan sesi latihan untuk tim senior dan juga tim junior. Hal tersebut ditulis oleh Barcelona di twitter.

“FC Barcelona ikut dengan pemogokan massal di negara yang diserukan oleh Table for Democracy dan karena itu klub akan ditutup besok.”

“Tidak ada satupun tim senior atau tim muda FC Barcelona yang berlatih di Ciutat Esportiva besok.”

Hal tersebut terlihat bahwa Barcelona berkeras ikut protes dalam situasi politik yang telah terjadi. (CS)

Be the first to comment

Komentar Anda