Terkait Postingan Artikel Yang Serang KaBIN Wakapendam Mulawarman Dicopot

Postingan artikel di situs Kodam VI Mulawarman yang isinya menyerang kepala BIN Jendral Budi Gunawan terkait isu pembelian 5.000 senjata akhirnya berbuntut panjang, dimana akibat postingan tersebut Wakapendam (wakil kepala penerangan Kodam) Mulawarman Letkol Inf Muhammad Iqbal resmi dicopot dari jabatannya tersebut.

Pangdam Mulawarman Mayjend Sonhadji saat ditemui oleh awak berita membenarkan pencopotany tersebut dimana Sonhadji menyebutkan pencopotan Muhammad Iqbal disebabkan oleh kelalaiannya samapi artikel tersebut bisa terunggah di situs Kodam VI Mulawarman.

Menurut anggapan Pangdam Sonhadji Iqbal adalah orang yang paling bertanggung jawab terkait postingan artikel dari medsos samapi dimuat resmi oleh Kodam, sedangkan untuk pengganti Iqbal samapi saat ini Pangdam belum menunjuk siapa yang akan menggantikannya dan untuk sementara jabatan Wakapendam Mulawarman kosong.

Artkel yang beredar di medsos dan diposting ke situs Kodam Mulawarman yang berjudul “Siapa Yang Mencatut Nama Presiden Ingin Datangkan Senjata 5000 Pucuk” dilakukan oleh staff penerangan kodam disebutkan oleh Mayjend Sonhadji bukan merupakan tulisan dari jajaran Kodam akan tetapi dari broadcast yang beredar di WhatsApp yang belum diketahui siapa penulisnya.

Dalam artikel tersebut terdapat tulisan yang menyebutkan nama Kepala BIN Jendral Budi Gunawan yang menuliskan tentang nama KaBIN Budi Gunawan yang sempat terseret dalam kasus korupsis di KPK hingga kegagalannya maju sebagai Kapolri.

Juga terdapat tulisan yang menyatakan bahwa KaBIN hendaknya jangan dipegang oleh polisi dan sebaiknya dijabat oleh perwira Militer atau oleh pihak sipil.

Sedangkan kepada Pangdam Letkol Inf Muhammad Iqbal telah mengakui kesalahannya karena lalai dan kurang mengawasi anggotanya serta kurang memahami tentang SOP berita yang dilarang dimasukkan ke situs Kodam.

 

Be the first to comment

Komentar Anda