Tiga Kunci Populerkan Wisata Kuliner Indonesia ke Dunia

Berita Kompas- Ribuan suku dan kearifan lokal masing-masing daerah membuat Indonesia memiliki harta karun terpendam soal kuliner. Kreativitas penduduk yang dikolaborasikan dengan bahan baku khas menimbulkan cita rasa autentik yang khas. Sayang, bak mutiara terpendam, kuliner Indonesia yang lezat dan unik masih terpendam di daerahnya masing-masing. Kuliner Indonesia masih butuh waktu untuk bisa bersinar.

Namun perlahan tapi pasti, semenjak rendang mendapat sebagai salah satu makanan terlezat dunia, kuliner Indonesia mulai bangkit di mata dunia.
Dalam World Forum on Tourism Gastronomy yang diselenggarakan UNWTO di San Sebastian (7/5-9/5), organisasi pariwisata dunia dari PBB ini mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi salah satu contoh sukses pengembangan pariwisata gastronomi.Oleh karenanya, berdasar pernyataan yang diterima dari KBRI Madrid, Pemerintah Indonesia diharapkan bisa makin menggali potensi kuliner Indonesia dan juga mencari jalan untuk makin memperkenalkan makanan Indonesia ke dunia.
Untuk bisa makin mengembangkan potensi wisata gastronomi, pemerintah Indonesia memperkenalkan tiga konsep gastronomi yang disebut triangle concept. 

Triangle Concept adalah filosofi gastronomi berporos pada tiga tungku segitiga.Ketiganya adalah, makanan (food), budaya (culture) dan sejarah (history).

Konsep ini menjelaskan bahwa antara ketiganya terdapat hubungan yang tak terpisahkan satu sama lain.  Makanan dan sejarah dihubungkan oleh adanya  rempah-rempah. Tak dimungkiri bahwa sejarah Indonesia di masa lalu dikenal sebagai negara penghasil rempah-rempah yang terkenal di dunia.
Keberagaman rempah ini jika dimanfaatkan dengan baik akan menghasilkan berbagai makanan yang khas Indonesia.

Sementara itu, antara sejarah dengan budaya terhubungkan oleh adanya hikayat atau cerita rakyat.
Sedangkan antara budaya dengan makanan dihubungkan dengan adanya berbagai upacara adat yang dimiliki masing-masing kota di Indonesia. Berbagai upacara adat yang melibatkan berbagai kuliner juga menyimpan daya tarik tersendiri untuk wisatawan.
Pengakuan rendang di dunia dianggap sebagai sebuah contoh sempurna pariwisata gastronomi Indonesia.

Rendang dianggap memenuhi kriteria gastronomi karena di dalamnya terdapat proses pembuatan yang dinamakan marandang, dan filosofi dari setiap unsurnya seperti daging mencerminkan kesejahteraan.
Sedangkan kandungan rempah-rempah di dalamnya mencerminkan enhancement. Tambahan santan kelapa untuk integrator dan cabe merah melambangkan sebuah pelajaran baik dalam setiap hal.

Untuk mendukung pariwisata gastronomi tersebut, Pemerintah Indonesia juga telah mendorong munculnya operator perjalanan yang fokus pada berbagai tujuan kuliner autentik Indonesia di setiap lokasi tujuan wisata.

 

Be the first to comment

Komentar Anda