Usai Dua Kali Berduel di Air,Pria Ini Selamat dari Mulut Buaya

Berita Kompas- Seorang pria yang bernama Sudianto, warga Desa Lukun Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau diterkam buaya saat sedang merakit batangan sagu. Dan sangat beruntung, korban yang berprofesi sebagai buruh ini selamat setelah bergumul dengan buaya ganas sebanyak dua kali.

“Peristiwa tersebut terjadi pada saat korban sedang merakit tual sagu di perbatasan Perairan Meranti dengan Kabupaten Siak pukul 9.00 WIB,” ucap Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliyansyah , Rabu (26/4/2017).

Informasi yang diketahui dari  saksi dan juga korban, bahwa saat itu dia sedang fokus merakit sagu di muara sungai. Saat sedang fokus bekerja itu dari dalam air muncul seekor buaya ganas yang ukurannya cukup besar.

Buaya tersebut langsung menerkam kaki Sudianto. Korban berusaha melepaskannya.  Kemudian Setelah berduel beberapa saat dalam air, akhirnya Sudianto berhasil lepas dari cengkraman mulut buaya tersebut.

Setelah berhasil melepaskan paha kanannya dari mulut buaya, korban pun berenang menuju rakitnya. Belum sampai ke dalam rakit, kembali buaya ganas itu menyerang korban lagi, Dan  Kali ini yang diserang adalah kaki kirinya. Korban pun kembali bergumul dengan buaya sambil berteriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, rekan kerja korban mendatangi lokasi untuk melakukan pertolongan. Kemudian Setelah beberapa saat, akhirnya buaya ganas tersebut menyerah dan masuk ke dalam air.
“Saat ini korban dirawat intensif akibat luka parah di kedua kakinya. Korban belum bisa berbicara banyak,” jelasnya tersebut.

Sementara itu dilokasi yang berbeda ada Seekor buaya muara dan Proses pengamanan buaya muara dengan panjang 1,80 cm dan berat 15 kg yang dilakukan olen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau itu sempat berkeliaran di pekarangan rumah warga hingga memicu ketakutan masyarakat di Jalan Pontianak, Tangkeran Harapan Raya, Pekanbaru.

Petugas yang mendapat laporan pukul 11.00 WIB tentang keberadaan hewan tersebut bergegas dan langsung terjun ke lapangan mengamankan dan tidak menimbulkan korban jiwa.

“Sebelum diserahkan ke Lembaga Koservasi terdekat, Kasang Kulim, buaya muara tersebut sebelumnya mendapat pemeriksaan di kantor Balai Besar KSDA Riau dan tim menyatakan bahwa satwa dilindungi tersebut saat ini dalam kondisi sehat dan baik,” kata Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau Dian Indriyanti, Selasa, 25 April 2017.

Be the first to comment

Komentar Anda