meninggal dan sakit 2 orang batal bersaksi di sidang ahok

Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok hari ini akan menjalani sidang ke 4 kasus penistaan agama yang dituduhkan kepadanya. Bertempat di gedung kementrian  pertanian, pasar minggu jakarta selatan, guna mendengarkan keterangan dari saksi yang diajukan oleh JPU (jaksa penuntut umunm). Sedianya JPU mengajukan 6 orang saksi akan tetapi karena meninggal dan sakit 2 orang batal bersaksi di sidang ahok kali ini.

Adapun 4 orang saksi yang hadir adalah: Habib Novel Chaidir Hasan, Gus Joy Setiawan, Muchsin alias Habib Muchsin, dan Samsu Hilal. Sedang 2 orang saksi yang tidak hadir adalah Muh. Burhanudin dan Nandi Naksabandi.

Didapat keterangan dari anggota tim advokasi GMPF MUI, Dedi suhardadi bahwa saudara Nandi Naksabandi tidak dapat lagi hadir untuk bersaksi dikarenakan telah meninggal dunia tepatnya pada tanggal 7 Desember lalu, sedangkan Saudara Muh.Burhanudin tidak dapat menghadiri sidang kali ini berhubung yang bersangkutan sedang dalam kondisi sakit.

Sidang kali ini diselenggarakan dalam kondisi tertutup, bukan hanya dari media yang tidak dapat masuk untuk meliput berita namun ruang yang menghubungkan ke ruang sidang juga dalam kondisi pintu terkunci dan jendela tertutup oleh gorden jendela.

Petugas hanya memperbolehkan beberapa orang saja dari pihak ahok dan pelapor untuk mengikuti sidang, dengan syarat tidak boleh membawa alat komunikasi. Sidang yang mengagendakan kali ini adalah guna mendengar keterangan dari saksi yang di ajukan oleh Jaksa Penuntut Umum.

Dari 4 orang saksi yang hadir kali ini, Habib Novel atau Novel Chaidir Hasan yang menjadi saksi pertama. Dan menurut saudara Dedi Suhardadi sewaktu saudara Habib ditanya oleh majelis Hakim darimana dia mengetahui perihal penistaan agama yang dituduhkan kepada saudara Ahok,

“Dia tahu dari jemaah, dia cek dari Whatsapp, dia dapat video upload dari web DKI itu. (Ditanya) Yang menodainya dari mana, ya dari kata-kata Ahok yang soal bohong itu. Itu disampaikan sama beliau,” lanjut Deddy

Seperti di ketahui sebelumnya bahwa sidang kali ini Majelis hakim memutuskan untuk memindahkan lokasi persidangan dari Gedung PN Jakarta Utara (bekas Gedung PN Jakarta Pusat) ke Gedung Auditorium Kementerian Pertanian Ragunan, Jakarta Selatan atas persetujuan Mahkamah Agung.

Be the first to comment

Komentar Anda